Pengawasan Internal Belum Cukup
Salah satu persoalan yang disoroti dalam upaya mencegah pemerasan oleh aparat adalah efektivitas pengawasan internal.
Wana menilai, pengawasan di dalam institusi yang sama berpotensi menghadapi konflik kepentingan karena pengawas dan pihak yang diawasi berada dalam lingkungan organisasi yang sama.
Kondisi tersebut tidak berarti setiap pengawasan internal pasti gagal. Namun, menurut Wana, mekanisme pengawasan harus mampu mendeteksi penyimpangan sejak awal, bukan baru bergerak setelah dugaan pelanggaran terungkap.
“Pengawasan internal belum mampu sepenuhnya mencegah penyimpangan,” kata Wana.
Pengawasan yang efektif, lanjut dia, semestinya tidak hanya memeriksa pelanggaran setelah terjadi, tetapi juga mengidentifikasi celah yang memungkinkan penyalahgunaan kewenangan.
Upaya tersebut dapat dilakukan melalui pemeriksaan berkala terhadap keputusan penting, pengawasan akses informasi perkara, penelusuran laporan kekayaan, serta mekanisme pelaporan yang melindungi pihak yang menyampaikan dugaan pelanggaran.
Fickar juga menilai pengawasan terhadap aparat penegak hukum belum berjalan efektif. Ia menyoroti peran lembaga pengawas eksternal, termasuk Komisi Kepolisian Nasional, Komisi Kejaksaan, dan Komisi Yudisial, yang menurutnya masih perlu diperkuat.
Keberadaan lembaga pengawas, menurut Fickar, tidak otomatis menjamin penyimpangan dapat dicegah. Efektivitas pengawasan juga bergantung pada integritas orang-orang yang menjalankan fungsi tersebut serta keberanian mereka menindaklanjuti temuan.
Fickar menyebut Ombudsman sebagai salah satu lembaga yang dapat berperan mengawasi pelayanan publik dan menindaklanjuti persoalan sesuai kewenangannya.
“Pengawas dari luar saja seperti Komisi Kepolisian, Komisi Kejaksaan, Komisi Yudisial saja belum bekerja dengan efektif, apalagi kalau komisioner-komisionernya diisi oleh orang-orang yang minim integritasnya dan tidak takut dosa,” tutur Fickar.
“Untung ada Ombudsman sebagai pengawas pelayanan publik yang bisa mengisi kelemahan-kelemahan komisi-komisi ini,” lanjutnya.





