Dua Sekolah di Polandia Diserang dalam Dua Hari, Polisi Selidiki Dugaan Tantangan Internet

WARSAWA – Kepolisian Polandia menyelidiki kemungkinan keterkaitan dua serangan menggunakan pisau di sekolah dalam dua hari berturut-turut dengan tantangan berbahaya yang diduga beredar di internet.

Serangan terbaru terjadi pada Kamis (8/10/2026) di sebuah sekolah dasar di Leszczydol-Nowiny, wilayah timur laut Warsawa. Seorang remaja berusia 15 tahun yang merupakan mantan murid sekolah tersebut diduga menyerang sejumlah orang hingga menewaskan seorang pegawai sekolah dan melukai dua guru.

Sehari sebelumnya, Rabu (7/10/2026), seorang remaja berusia 19 tahun melukai 10 orang, termasuk dirinya sendiri, dalam serangan di sekolah lain di Ostroleka, Polandia timur laut.

Dilansir dari Reuters, rangkaian insiden tersebut mendorong pemerintah Polandia meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan aksi kekerasan yang meniru serangan sebelumnya.

Baca Juga :  Penembakan di Sekolah Turki: 16 Orang Terluka, Pelaku Mantan Siswa Akhiri Hidup

Perdana Menteri Polandia Donald Tusk menggelar rapat darurat untuk membahas situasi keamanan tersebut.

“Kami khawatir terjadi fenomena peniruan yang mengerikan,” kata Tusk dalam rapat tersebut, dikutip dari Reuters, Jumat (9/10/2026).

Polisi Selidiki Dugaan Tantangan Berbahaya di Internet

Kepolisian Polandia tengah menelusuri informasi mengenai kemungkinan hubungan antara serangan di kedua sekolah dengan tantangan berbahaya yang beredar di internet.

Seorang juru bicara kepolisian mengatakan bahwa aparat telah menerima informasi mengenai dugaan tersebut. Namun, penyelidikan masih berlangsung dan belum ada kepastian bahwa kedua serangan berkaitan dengan tantangan yang sama.

Rumor mengenai tantangan tersebut juga menyebar di kalangan masyarakat. Nikola (18), kakak perempuan seorang murid di sekolah Leszczydol-Nowiny, mengaku pernah mendengar kabar tentang tantangan berbahaya itu.

Baca Juga :  Presiden FIFA Gianni Infantino Akan Diperiksa Kongres AS, Diduga Terlalu Dekat dengan Donald Trump

Meski demikian, ia tidak mengetahui apakah informasi tersebut benar.

“Saya bahkan tidak tahu apakah itu nyata. Sampai sekarang pun saya masih belum tahu apakah itu benar, karena kedengarannya sangat tidak masuk akal dan menakutkan, seperti sesuatu dari film,” kata Nikola.

Menurut dia, rumor yang beredar menyebut adanya tantangan untuk membunuh orang sebanyak mungkin.

Nikola mengaku sangat terguncang setelah mendengar kabar serangan tersebut hingga seluruh tubuhnya gemetar.

Hingga kini, pihak berwenang belum mengonfirmasi keberadaan tantangan tersebut maupun kaitannya dengan dua serangan di sekolah.

Pos terkait