Trump Bantah AS Kucurkan Dana ke Iran, Fokus Kesepakatan Damai Tetap pada Program Nuklir

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan dokumen hasil negosiasi yang berlangsung selama beberapa pekan itu hanya terdiri dari kurang dari dua halaman.

Salah satu poin penting yang dibahas dalam kesepakatan tersebut adalah pembukaan kembali Selat Hormuz, jalur pelayaran strategis yang menjadi salah satu pusat distribusi energi dunia.

Prospek berakhirnya konflik serta potensi peningkatan pasokan minyak global turut menekan harga minyak dunia hingga berada di kisaran 80 dollar AS per barel.

Baca Juga :  10.000 Demonstran Gerakan "Kecoak" Kepung Parlemen India, Tuntut Menteri Pendidikan Mundur

Trump juga menyampaikan apresiasi kepada Qatar atas perannya dalam mendukung proses perdamaian.

Menurut laporan The Washington Post, Qatar sempat melakukan pendekatan diplomatik secara tertutup kepada Iran pada awal konflik guna mencegah ancaman terhadap fasilitas gas alam strategis di kawasan.

Meski berbagai skema ekonomi sedang dibahas, Trump menegaskan tujuan utama pemerintahannya tetap memastikan Iran tidak memiliki senjata nuklir.

Baca Juga :  Trump: Netanyahu Tahu Siapa Bosnya, Isyaratkan Pertemuan di Gedung Putih dalam Waktu Dekat

“Satu-satunya hal yang benar-benar penting bagi saya adalah Iran tidak akan pernah memiliki senjata nuklir,” kata Trump.

Ia juga menyatakan tidak keberatan jika isi kesepakatan tersebut ditinjau oleh Kongres.

“Saya akan mengirimkannya ke Kongres. Saya menyukai idenya,” ujar Trump.

Pos terkait