Update Gempa Kolombia: 132 Tewas, 5 Kota Siaga Merah

BOGOTA – Jumlah korban jiwa akibat gempa bumi bermagnitudo 7,4 yang mengguncang Kolombia pada Senin (10/8/2026) terus bertambah.

Hingga Senin malam waktu setempat, sedikitnya 132 orang dilaporkan meninggal dunia dan 570 lainnya mengalami luka-luka.

Berdasarkan pembaruan dari Asosiasi Kota-kota Ibu Kota Kolombia, sebanyak 60 korban tewas berada di Kota Pereira yang terletak di wilayah barat.

Angka tersebut diperkirakan masih akan terus meningkat seiring berlangsungnya operasi pencarian dan penyelamatan, sebagaimana dilansir CNN.

Guncangan dahsyat tersebut membuat warga di berbagai daerah berhamburan keluar dari rumah, tempat kerja, dan sekolah.

Baca Juga :  Iran Nyatakan Perang Skala Penuh dengan AS, Amerika Kembali Bombardir Target Militer dan Fasilitas Strategis

Menyusul bencana tersebut, lima kota ibu kota di Kolombia resmi ditetapkan dalam status siaga merah.

Asosiasi tersebut juga melaporkan sedikitnya 86 bangunan runtuh. Selain itu, operasional di tujuh bandara terpaksa dihentikan sementara.

Kondisi darurat turut melanda Kota Cali. Wali Kota Cali mengonfirmasi sedikitnya 188 orang dilaporkan hilang setelah gempa.

Sementara itu, upaya penyelamatan dramatis berlangsung di Pereira. Kantor Wali Kota Pereira menginformasikan sebanyak 16 orang berhasil dievakuasi dari sistem kereta gantung setelah sempat terjebak selama enam jam.

Baca Juga :  Dugaan Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Tiga Penumpang Dilaporkan Meninggal Dunia

Dukungan Internasional

Dukungan internasional mulai mengalir setelah gempa mengguncang Kolombia.

Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat mengumumkan komitmen bantuan sebesar 15,5 juta dollar AS untuk Kolombia.

Dana tersebut akan digunakan untuk penyediaan tempat berlindung, makanan, perlindungan, serta penilaian dampak gempa.

Kedutaan Besar AS di Bogota juga menyampaikan bahwa pihaknya secara aktif membantu wisatawan asal Amerika Serikat yang terdampak gempa.

Pos terkait