Petugas Sensus Ekonomi 2026 Ungkap Tantangan Data Warga: “Khawatir Aset Dicatat, Nanti Pajaknya Naik”

“Saya merasa mereka mungkin menjawab dengan jujur, tetapi saya tidak terlalu yakin mengenai jumlah karyawan maupun pendapatannya,” ujarnya.

Untuk memastikan data tetap masuk akal, ia membandingkan jawaban responden dengan kondisi yang terlihat di lapangan.

“Karena saya bertugas di perumahan dan kunjungan dilakukan berdasarkan janji, biasanya saya bisa melihat langsung kondisi rumah maupun kendaraannya,” katanya.

Baca Juga :  BSI Salurkan Rp1,65 Triliun KUR Syariah hingga Februari 2026, Jangkau 11 Ribu UMKM

Garnis menambahkan, pendekatan yang ramah menjadi kunci agar proses pendataan berjalan lancar.

“Biasanya saya hadapi dengan senyum dan sedikit bercanda, akhirnya suasana mencair,” ujarnya.

Menurutnya, tanpa adanya kepercayaan masyarakat, proses pendataan akan sulit berjalan optimal.

Baca Juga :  Gubernur Nonaktif Riau Abdul Wahid Divonis 2 Tahun Penjara dalam Kasus Dugaan Pemerasan

Bagi Garnis dan Fery, setiap rumah yang berhasil didata bukan sekadar memenuhi target harian. Di balik setiap data yang terkumpul, terdapat proses membangun kepercayaan masyarakat agar informasi yang diberikan dapat menjadi dasar penyusunan kebijakan ekonomi yang lebih tepat sasaran di masa mendatang.

Pos terkait