Perkembangan Dugaan Jual Beli Jabatan Kepala Sekolah di Makassar, ASN Terbukti Terlibat Terancam Dipecat dan Diproses Pidana

Meski demikian, hingga saat ini Inspektorat belum menyampaikan hasil pemeriksaan karena proses pendalaman masih berlangsung.

Inspektorat Terus Dalami Keterangan Sejumlah Pihak

Andi Asma mengatakan seluruh pihak yang diduga mengetahui maupun terlibat dalam perkara tersebut akan dimintai klarifikasi, termasuk nama-nama yang muncul dalam video yang beredar.

“Pasti yang terkait dipanggil. Dan pasti di luar itu pun masih ada ketika kami melakukan pemeriksaan,” ujarnya.

Menurutnya, tim Inspektorat telah memulai pemeriksaan sejak beberapa hari terakhir. Bahkan, proses pemeriksaan tetap dilakukan pada hari libur guna mempercepat pendalaman kasus.

Baca Juga :  Kronologi Pencurian Kabel PLN di TTS, Pelaku Menyamar Jadi Petugas dan Berdalih Periksa Arus Listrik

Sementara itu, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memastikan pemerintah kota menangani dugaan jual beli jabatan kepala sekolah secara serius.

Ia menyebut seluruh pihak yang namanya tercantum dalam video telah dipanggil oleh Inspektorat untuk dimintai keterangan.

“Tindak lanjut yang dilakukan oleh pemerintah adalah mengonfirmasi seluruh pihak-pihak yang tersebut di dalam video itu dan akan langsung diperiksa oleh Inspektorat,” kata Munafri.

Baca Juga :  PK Duga Amplop Bupati Kuansing untuk Menhut Raja Juli Berisi Dollar Singapura

Munafri juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Kota Makassar telah berkoordinasi dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Makassar agar proses pemeriksaan berjalan secara transparan dan objektif.

Berpotensi Berlanjut ke Proses Pidana

Selain sanksi disiplin bagi ASN, pihak yang terbukti melakukan pelanggaran juga dapat diproses berdasarkan ketentuan pidana apabila dalam pemeriksaan ditemukan adanya unsur suap, gratifikasi, pungutan liar, maupun pemerasan.

Pos terkait