Rupiah Bangkit dari Level Rp18.000 per Dolar AS, Mampukah Penguatannya Bertahan?

JAKARTA – Nilai tukar rupiah mulai menunjukkan pemulihan setelah sempat menembus level psikologis Rp18.000 per dolar Amerika Serikat (AS) pada awal Juni 2026. Dalam sepekan terakhir, mata uang Garuda menguat didorong kombinasi kebijakan moneter agresif Bank Indonesia (BI), membaiknya persepsi pasar terhadap kebijakan fiskal pemerintah, serta meredanya ketegangan geopolitik global.

Meski demikian, sejumlah indikator menunjukkan tekanan terhadap rupiah belum sepenuhnya hilang. Arus modal asing masih tercatat keluar dari pasar saham dan obligasi, sementara ketidakpastian ekonomi global masih menjadi faktor yang membayangi pergerakan mata uang domestik.

Baca Juga :  OJK Ungkap Klaim BPJS Ketenagakerjaan Naik Rp1,85 Triliun pada Maret 2026 Akibat PHK

Pada perdagangan Rabu (17/6/2026), rupiah berada di level Rp17.730 per dolar AS atau menguat 0,76 persen secara point to point dibandingkan posisi akhir Mei 2026.

Namun sehari kemudian, Kamis (18/6/2026), rupiah kembali melemah 0,18 persen ke level Rp17.794 per dolar AS. Pelemahan terjadi setelah Bank Indonesia kembali menaikkan suku bunga acuan BI Rate sebesar 25 basis poin menjadi 5,75 persen.

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan penguatan rupiah belakangan ini merupakan hasil dari berbagai kebijakan stabilisasi yang ditempuh bank sentral di tengah tingginya ketidakpastian global dan meningkatnya kebutuhan valuta asing dari korporasi domestik.

Baca Juga :  Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru per 1 Juni 2026, Pertamax Turbo Naik hingga Rp20.750 per Liter

“Nilai tukar rupiah menguat didukung respons kebijakan stabilisasi Bank Indonesia,” ujar Perry dalam konferensi pers Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI, Kamis.

Dari Rp18.000 ke Kisaran Rp17.700 per Dolar AS

Rupiah sempat menyentuh level terendah di atas Rp18.000 per dolar AS pada 8 Juni 2026. Kondisi tersebut mendorong BI mengambil langkah yang tidak lazim dengan menaikkan BI Rate sebesar 25 basis poin pada 9 Juni 2026 di luar jadwal RDG bulanan.

Pos terkait