Rupiah Bangkit dari Level Rp18.000 per Dolar AS, Mampukah Penguatannya Bertahan?

Namun, ruang penguatan rupiah juga masih dipengaruhi arah kebijakan moneter Amerika Serikat. Federal Reserve (The Fed) memutuskan mempertahankan suku bunga acuannya pada kisaran 3,50 hingga 3,75 persen dan masih membuka peluang pengetatan lanjutan pada akhir tahun.

Baca Juga :  BPKN Ingatkan Maskapai Tak Berlebihan Naikkan Harga Tiket Imbas Avtur Mahal

Di tengah berbagai faktor tersebut, keberlanjutan penguatan rupiah akan sangat bergantung pada konsistensi kebijakan moneter dan fiskal domestik serta perkembangan kondisi ekonomi global dalam beberapa bulan mendatang.

Pos terkait