Investor legendaris Warren Buffett dikenal sebagai salah satu orang terkaya di dunia dengan total kekayaan lebih dari 145 miliar dolar AS. Meski demikian, gaya hidup CEO Berkshire Hathaway ini justru identik dengan kesederhanaan dan kedisiplinan dalam mengelola keuangan.
Dikutip dari GOBankingRates, Buffett meyakini bahwa membangun kekayaan tidak hanya bergantung pada besarnya penghasilan, tetapi juga pada kemampuan menghindari pengeluaran yang tidak memberikan nilai jangka panjang.
Menurutnya, kebiasaan kecil yang tampak sepele jika dilakukan terus-menerus dapat berdampak besar terhadap kondisi finansial seseorang, termasuk menentukan apakah seseorang dapat menikmati masa pensiun dengan nyaman.
Berikut 10 kebiasaan boros yang menurut Warren Buffett sebaiknya dihindari.
1. Membeli Mobil Baru dengan Harga Penuh
Mobil baru mengalami penyusutan nilai yang sangat cepat. Dalam tahun pertama, nilainya dapat turun sekitar 15 hingga 20 persen, bahkan sebelum menempuh jarak 1.600 kilometer.
Buffett pernah menggunakan Cadillac DTS keluaran 2006 selama hampir satu dekade. Ketika mengganti kendaraan, ia memilih mobil yang memiliki kerusakan akibat hujan es agar bisa dibeli dengan harga lebih murah.
“Harga adalah apa yang Anda bayar. Nilai adalah apa yang Anda dapatkan,” kata Buffett, mengutip filosofi mentornya, Benjamin Graham.
Menurutnya, prinsip tersebut berlaku bukan hanya untuk investasi, tetapi juga saat membeli barang konsumsi.
2. Membiarkan Utang Kartu Kredit Menumpuk
Buffett telah lama mengingatkan bahaya utang kartu kredit berbunga tinggi.
“Dalam beberapa kasus bunganya 18 persen, bahkan 20 persen. Kalau saya meminjam uang dengan bunga 18 atau 20 persen, saya akan bangkrut,” ujarnya dalam pidato di University of Nebraska.
Karena itu, ia selalu berupaya melunasi tagihan kartu kredit tepat waktu agar terhindar dari bunga yang terus bertambah.





