Perusahaan Perhiasan Besar Ikut Terseret
Kasus ini turut menyeret nama Phu Nhuan Jewelry JSC (PNJ), perusahaan perhiasan terbesar di Vietnam yang tercatat di bursa saham.
Saham perusahaan tersebut dilaporkan turun lebih dari 35 persen setelah mantan kepala anak perusahaan sertifikasi permatanya ditahan dalam penyelidikan.
PNJ menegaskan bahwa kasus tersebut berkaitan dengan mantan direktur PNJ-Lab secara pribadi, bukan melibatkan perusahaan.
Perusahaan juga menyatakan tidak ada berlian yang diduga bermasalah masuk ke jaringan ritel miliknya.
Kepercayaan Konsumen Menurun
Dampak kasus ini mulai dirasakan di kawasan pusat perdagangan perhiasan di Kota Ho Chi Minh.
Wilayah yang biasanya ramai oleh pembeli cincin pertunangan maupun perhiasan lainnya kini dilaporkan menjadi jauh lebih sepi.
Sebagian pelanggan justru datang membawa kwitansi dan sertifikat lama dengan harapan dapat menjual kembali berlian yang mereka miliki karena mulai kehilangan kepercayaan terhadap keaslian sertifikasi.
“Saya benar-benar khawatir,” kata Thanh Hang, pemilik toko pakaian online yang membeli cincin berlian di Kota Ho Chi Minh.
Berlian tersebut sebelumnya telah dinilai oleh Laboratorium PNJ.
Hang mengaku telah mengajukan permintaan pengembalian dana kepada pengecer tempat ia membeli berlian tersebut. Namun saat mendatangi lokasi, cabang toko itu diketahui telah tutup.
Setelah berhasil menghubungi pihak perusahaan, ia mengaku mendapat jawaban bahwa pembayaran baru dapat diselesaikan pada tahun depan.
“Kami akan melunasi pembayaran tahun depan,” adalah jawaban terbaik yang bisa mereka berikan.





