Habitat Penting bagi Satwa Liar
Wilayah Sahel merupakan habitat bagi lebih dari 500 spesies burung dan menjadi salah satu jalur migrasi utama burung antara Eropa dan Afrika.
Saat musim hujan tiba, lahan basah musiman dipenuhi air dan menjadi tempat persinggahan berbagai burung migran, seperti garganey, black-tailed godwit, dan Eurasian spoonbill.
Selain itu, kawasan ini juga ditumbuhi pohon baobab, akasia duri payung, serta pohon gum arabic yang menjadi habitat berbagai satwa liar, seperti gajah semak Afrika, singa Afrika Barat yang terancam punah, gazel dorcas, monyet patas, hingga biawak Nil.
Tom Skirrow mengungkapkan bahwa upaya restorasi yang dilakukan Tree Aid di Burkina Faso mulai menunjukkan hasil positif terhadap keanekaragaman hayati.
“Kami telah melihat populasi gajah yang lebih besar kembali ke area tersebut dibandingkan yang pernah ada selama 30 atau 40 tahun terakhir, menurut komunitas yang kami ajak bicara,” ungkapnya.
Kembalinya populasi gajah dinilai penting karena satwa tersebut berperan sebagai ecosystem engineers atau rekayasawan ekosistem yang membantu menyebarkan benih dan membentuk ruang terbuka alami bagi berbagai spesies lain.
Hadapi Tantangan Pendanaan dan Perubahan Iklim
Di balik ambisinya yang besar, pelaksanaan Great Green Wall masih menghadapi sejumlah tantangan.
Salah satu kendala utama adalah pendanaan. Meskipun telah ada komitmen bantuan internasional bernilai miliaran dolar AS, penyalurannya kepada masyarakat di tingkat lokal dinilai masih berjalan lambat.
Selain itu, ketidakstabilan politik serta konflik bersenjata di sejumlah wilayah Sahel juga menjadi hambatan dalam pelaksanaan program.
Perubahan iklim yang menyebabkan peningkatan suhu ekstrem dan pola curah hujan yang semakin tidak menentu turut memperberat proses pemulihan lingkungan.
Meski demikian, Tom Skirrow menilai keberhasilan proyek tidak hanya diukur dari luas lahan yang berhasil direstorasi, tetapi juga dari dampaknya terhadap kehidupan masyarakat.
“Dampak mikro pada satu keluarga atau satu komunitaslah yang benar-benar penting. Jika Anda dapat memulihkan lanskap mereka, Anda dapat melihat perbedaannya secara langsung. Kita berbicara tentang satu, dua, atau tiga tahun dan kehidupan mereka menjadi jauh lebih baik,” jelasnya.





