Polisi Identifikasi Pelaku Begal yang Bacok Pria di Koja Jakarta Utara, Perburuan Masih Berlangsung

JAKARTA – Polsek Koja, Jakarta Utara, mengungkapkan telah mengidentifikasi pelaku pembegalan yang membacok seorang pria berinisial SM (26) di Jalan Mandiri VII, Rawabadak Selatan, Koja, Jakarta Utara.

Kapolsek Koja, Kompol Andry Suharto, mengatakan saat ini aparat kepolisian masih melakukan pengejaran terhadap pelaku.

“Sudah teridentifikasi,” kata Andry melalui pesan WhatsApp, Senin (20/7/2026).

Ia menegaskan, proses pengejaran masih terus dilakukan untuk menangkap pelaku yang diduga terlibat dalam aksi begal tersebut.

“Masih kami lakukan pengejaran. Tapi sudah teridentifikasi,” ujarnya.

Dalam penyelidikan kasus ini, polisi juga telah memeriksa tiga orang saksi guna mengungkap rangkaian kejadian secara utuh.

Andry memastikan, peristiwa yang dialami korban merupakan aksi pembegalan murni dan tidak ada hubungan antara korban dengan pelaku.

Baca Juga :  Pelajar Diduga Jadi Korban Bullying Bawa Bom Rakitan ke MAN 3 Padang, DPR Minta Sekolah Perkuat Sistem Anti-Perundungan

“(Murni) begal. Korban tidak kenal pelaku,” katanya.

Kronologi Pembegalan di Koja

Sebelumnya, seorang pria berinisial SM (26) menjadi korban pembegalan di Jalan Mandiri VII, Rawabadak Selatan, Koja, Jakarta Utara, pada Jumat (17/7/2026) malam.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka serius setelah dibacok menggunakan senjata tajam oleh pelaku.

Wakil Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Utara, AKP Bima Sakti, mengatakan pihaknya sejak awal telah melakukan penyelidikan dan identifikasi terhadap para pelaku.

“(Kejadian) dimonitor. Saat ini masih kami lakukan penyelidikan terhadap peristiwa tersebut,” kata Bima saat dikonfirmasi, Sabtu (18/7/2026).

Menurut Kapolsek Koja, sebelum kejadian korban diketahui bermain futsal di kawasan Tanah Merah, Koja. Setelah itu, korban mengantarkan rekannya yang berinisial W.

Baca Juga :  Nama Bayi Muhammad MBG Subianto Ditolak Dukcapil, Kemendagri Tegaskan Nama Tidak Boleh Disingkat

Saat melintas di lokasi kejadian, korban tiba-tiba dihentikan oleh pelaku yang membawa senjata tajam jenis gancu.

“Lalu saat melintas di tempat kejadian perkara (TKP), tiba-tiba pelaku yang membawa senjata tajam jenis gancu memberhentikan korban lalu membacok korban,” ujar Andry.

Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka di bagian kepala, lengan kanan, dan kaki kanan. Selain melukai korban, pelaku juga membawa kabur sepeda motor milik SM.

Hingga kini, kepolisian masih memburu pelaku yang telah teridentifikasi dan terus mendalami kasus pembegalan tersebut.

Pos terkait