Bawa Pistol dan 16 Peluru, Pria Ditangkap di Dekat Lapangan Golf Donald Trump Jelang Kunjungan Presiden AS

LOS ANGELES – Seorang pria bersenjata ditangkap aparat penegak hukum Amerika Serikat (AS) setelah diduga memantau persiapan pengamanan di lapangan golf milik Presiden AS Donald Trump di Rancho Palos Verdes, dekat Los Angeles.

Penangkapan tersebut terjadi dua hari sebelum Donald Trump dijadwalkan menghadiri jamuan makan malam Komite Nasional Partai Republik (Republican National Committee/RNC), Selasa (4/8/2026) malam waktu setempat.

Departemen Sheriff Los Angeles County mengungkapkan pria yang ditangkap bernama Jeanine John Taele (38). Ia terlihat mengambil foto dan video di kawasan Trump National Golf Club sebelum akhirnya diperiksa petugas.

Saat pemeriksaan dilakukan, petugas menemukan sebuah magasin berisi 16 butir peluru di dalam saku Taele.

Penggeledahan kemudian dilanjutkan ke kendaraan milik tersangka. Dari dalam mobil tersebut, polisi menemukan sebuah pistol yang masih berisi peluru.

Baca Juga :  Profil Tommy Robinson, Tokoh Anti-Imigran dan Anti-Islam di Balik Aksi Unite the Kingdom

Polisi Temukan Senjata dan Catatan yang Dianggap Mengkhawatirkan

Setelah penangkapan, aparat menggeledah kediaman Taele di Kota Downey, yang berlokasi tidak jauh dari lapangan golf milik Trump.

Dalam penggeledahan tersebut, petugas menyita sejumlah senjata api, amunisi, rompi antipeluru, serta beberapa buku catatan yang disebut berisi “pernyataan yang mengkhawatirkan”.

Namun, Departemen Sheriff Los Angeles County belum mengungkap isi catatan tersebut kepada publik.

Polisi Belum Pastikan Motif Pelaku

Dikutip dari Sky News, Rabu (5/8/2026), penyidik hingga kini belum dapat memastikan apakah Taele berencana menyerang acara Komite Nasional Partai Republik (RNC) atau menargetkan Donald Trump secara langsung.

Taele ditangkap pada Minggu (2/8/2026) dan didakwa atas sejumlah pelanggaran terkait kepemilikan senjata.

Dakwaan tersebut meliputi kepemilikan magasin berkapasitas besar serta kepemilikan senapan laras pendek (shotgun).

Baca Juga :  Pengamat: Kesepakatan Damai Iran dan AS Berpotensi Tekan Harga Minyak Dunia

Selain itu, ia juga menghadapi dakwaan pelanggaran ringan karena membawa senjata api tersembunyi di dalam kendaraan.

Dalam persidangan, Taele menyatakan tidak bersalah atas seluruh dakwaan yang dikenakan kepadanya.

Pengadilan kemudian memerintahkan Taele untuk menjauh dari kawasan Trump National Golf Club dan melarangnya memiliki senjata api.

Hakim juga menetapkan uang jaminan sebesar 250.000 dolar AS atau sekitar Rp4,48 miliar.

Hingga berita ini ditulis, belum diketahui apakah Taele telah menunjuk kuasa hukum. Sementara itu, keluarganya juga belum memberikan tanggapan terkait kasus tersebut.

Departemen Sheriff Los Angeles County juga mengungkapkan bahwa Taele sedang diselidiki oleh Departemen Kepolisian El Segundo terkait dugaan kasus perampokan.

Meski demikian, pihak kepolisian menegaskan belum menemukan adanya ancaman nyata terhadap masyarakat dalam kasus tersebut.

Pos terkait