69 Warga Trenggalek Sakit Usai Hajatan Aqiqah, Dinkes Periksa Sampel Air Sumur

Menu Hajatan Aqiqah di Trenggalek Ditelusuri

Berdasarkan hasil penelusuran di rumah penyelenggara, menu yang disajikan saat hajatan ternyata berbeda dari informasi awal yang diterima petugas.

Makanan yang disiapkan untuk acara tersebut antara lain nasi putih, sambal goreng, jeroan ayam, tempe buncis, serta makanan ringan berupa mendut ketela dan pisang goreng.

Seluruh makanan tersebut diolah di rumah pemilik hajatan dengan menggunakan jasa juru masak dari luar.

Baca Juga :  Ditangkap Saat Pakai Sabu di Toba, Briptu MF Dipecat dan Dipenjara 1,5 Tahun

Selain melakukan pemeriksaan dan memberikan pengobatan, tim Dinas Kesehatan juga mengedukasi warga yang mengalami keluhan maupun warga yang terdampak.

Pemantauan kondisi kesehatan warga akan terus dilakukan untuk mengetahui perkembangan mereka sekaligus mengantisipasi kemungkinan bertambahnya jumlah orang yang mengalami keluhan.

“Selain pemeriksaan kesehatan dan pengobatan juga melakukan edukasi. Kami juga akan senantiasa terus melakukan pemantauan perkembangan,” terang Andiek.

Baca Juga :  Kades Sambeng Magelang Hilang 7 Bulan, Warga Desak Pemberhentian dan Penunjukan Pj Kepala Desa

Dinas Kesehatan Trenggalek masih memperbarui data pasien dan menunggu hasil pemeriksaan sampel air dari laboratorium.

“Jadi nanti ini mungkin kami masih update terus untuk terkait jumlah pasien atau orang yang terdampak dari acara ini,” ujar Andiek.

Hasil pemeriksaan laboratorium diharapkan dapat membantu proses penelusuran sumber kejadian. Untuk sementara, penyebab keluhan kesehatan yang dialami puluhan warga setelah hajatan aqiqah tersebut masih belum dipastikan.

Pos terkait