69 Warga Trenggalek Sakit Usai Hajatan Aqiqah, Dinkes Periksa Sampel Air Sumur

  • Puskesmas Pule: 10 pasien, terdiri dari tujuh pasien rawat jalan dan tiga pasien rawat inap.
  • Puskesmas Suruh: lima pasien rawat inap. Kelima pasien tersebut diketahui berdomisili di wilayah Kecamatan Pule.
  • Puskesmas Pogalan: 52 warga, terdiri dari 51 pasien rawat jalan dan satu pasien rawat inap.
  • Klinik swasta di Kecamatan Pogalan: dua warga sebelumnya dilaporkan mendapatkan perawatan.

Selain menangani pasien di fasilitas kesehatan, petugas juga memeriksa warga yang tinggal di sekitar lokasi hajatan.

Baca Juga :  Jaksa Serang Balik Pleidoi Nadiem Makarim di Kasus Chromebook, Singgung White Collar Crime dan Beberkan 8 Fakta Persidangan

Dinkes Periksa Warga di Sekitar Lokasi Hajatan

Sebagai tindak lanjut, tim Puskesmas Pogalan melakukan pemeriksaan langsung dan memberikan pengobatan kepada sekitar 40 warga. Keluhan yang disampaikan antara lain diare, nyeri perut, lemas, dan pusing.

Untuk menelusuri kemungkinan penyebab kejadian tersebut, Dinas Kesehatan bersama petugas puskesmas dan unsur terkait mendatangi rumah penyelenggara hajatan pada Kamis (8/10/2026).

“Tim didampingi Babinsa, Bhabinkamtibmas (BKTM), serta perangkat Desa Kedunglurah,” ujar Andiek.

Meski telah melakukan penelusuran, Dinas Kesehatan belum dapat memastikan apakah keluhan kesehatan warga berkaitan dengan makanan atau minuman yang dikonsumsi saat hajatan.

Baca Juga :  Anak 7 Tahun Positif DBD Disebut Ditolak Puskesmas, Kadinkes Lebak Beri Klarifikasi

Pemeriksaan laboratorium terhadap sampel makanan juga belum dapat dilakukan karena makanan yang tersisa sudah tidak memenuhi syarat untuk diperiksa.

“Untuk sampel makanan karena tidak ada yang tersimpan, karena sudah sekitar hari ketiga. Kami kemarin menemukan makanan, tapi kondisi berjamur sehingga tidak memenuhi syarat untuk dilakukan pemeriksaan laboratorium,” terang Andiek.

Pos terkait