Anak 7 Tahun Positif DBD Disebut Ditolak Puskesmas, Kadinkes Lebak Beri Klarifikasi

LEBAK – Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Lebak, Eka Darmana Putra, membantah anggapan bahwa DF (7), bocah yang kemudian dinyatakan positif demam berdarah dengue (DBD), ditolak mendapatkan perawatan di Puskesmas Warunggunung.

Menurut Eka, berdasarkan keterangan Kepala Puskesmas Warunggunung, DF tidak dipulangkan karena pihak puskesmas menolak memberikan pelayanan.

Saat itu, orangtua DF disebut ingin anaknya dirawat, tetapi ruang rawat inap di puskesmas sedang penuh.

Selain itu, keluarga juga meminta dilakukan pemeriksaan darah. Namun, petugas laboratorium baru bertugas pada pagi hari.

Atas kondisi tersebut, pihak puskesmas menganjurkan DF menjalani rawat jalan terlebih dahulu dan kembali pada pagi hari untuk menjalani pemeriksaan laboratorium.

Baca Juga :  PLN Pastikan Batu Bara Mulai Disalurkan ke PLTU Se-Jawa, Pemadaman Bergilir Diupayakan Segera Berakhir

“Pada prinsipnya bila gawat darurat tindakan medis harus segera dilakukan, bila tidak tertangani Puskesmas segera rujuk ke RSUD. Hari ini tim Puskesmas mengunjungi rumah pasien untuk pemeriksaan lanjutan dan melakukan PE (Penelitian Epidemilogis) apakah betul-betul terjangkit DBD karena gigitan nyamuk di situ dan harus segera di-foging,” kata Eka saat dihubungi KOMPAS.com, Rabu (23/9/2026).

Keluarga Sebut Sempat Diminta Pulang

Sebelumnya, ibu DF, EN, mengatakan anaknya dibawa ke Puskesmas Warunggunung sekitar pukul 01.30 WIB setelah mengalami demam tinggi hingga sekitar 40 derajat Celsius.

Baca Juga :  Langgar SOP dan Diprotes Warga, Proyek Mixing Semen di Kabupaten Bandung Dihentikan Sementara

Menurut orangtua, DF telah mengalami demam selama tiga hari. Kondisinya juga disebut sempat mengigau hingga tidak sadarkan diri.

Namun, EN mengatakan setelah diperiksa petugas, DF diminta kembali ke rumah karena disebut hanya mengalami demam biasa.

“Saya sama anak saya disuruh pulang lagi ke rumah,” ujar EN, Senin (21/9/2026).

Setelah kembali ke rumah, keluarga kemudian meminta bantuan seorang mantri untuk merawat DF.

Bocah tersebut sempat mendapat infus dan kondisinya membaik setelah suhu tubuhnya turun. Namun, sehari kemudian demam kembali tinggi dan tubuh DF menjadi lemas.

Pos terkait