Kronologi OTT KPK di Sumut, Berlangsung Senyap hingga Kepala Daerah Dikabarkan Hilang saat Jamuan Durian

MEDAN – Operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Sumatera Utara pada Kamis (2/7/2026) disebut berlangsung secara senyap di tengah rangkaian kegiatan Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI).

Operasi tersebut dikabarkan berlangsung saat Forum Bisnis Daerah APKASI digelar di Gedung Aula Institut Kesehatan Medistra (IKM), Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang.

Sejumlah kepala daerah yang mengikuti kegiatan itu disebut tidak langsung mengetahui adanya penindakan terhadap salah satu peserta.

Informasi mengenai OTT baru ramai diperbincangkan setelah agenda resmi berakhir dan para kepala daerah menghadiri jamuan makan durian.

Salah satu kepala daerah yang dikaitkan dengan Kabupaten Langkat disebut tidak terlihat dalam acara tersebut.

Hingga kini, KPK belum memberikan keterangan resmi mengenai identitas seluruh pihak yang diamankan, konstruksi perkara, maupun status hukum mereka.

Baca Juga :  Kronologi Pria Bergelantungan di Truk Dipukul Palu hingga Terjatuh, Berawal dari Senggolan di Cibubur

Penangkapan Baru Diketahui Usai Acara Berakhir

Berdasarkan informasi yang dihimpun, seluruh rangkaian kegiatan di Aula IKM Lubuk Pakam tetap berlangsung seperti biasa saat operasi KPK dilakukan.

Para peserta disebut baru mengetahui kabar penangkapan setelah acara resmi selesai.

Selanjutnya, Bupati Deli Serdang menjamu sejumlah kepala daerah dan tamu undangan dalam agenda makan durian bersama di sebuah tempat makan yang berada di depan Kantor Bupati Deli Serdang.

Di lokasi itulah kabar mengenai adanya kepala daerah yang diduga diamankan KPK mulai menjadi pembicaraan.

“Jadi setelah acara di aula selesai, Bupati Deli Serdang menjamu para bupati lain untuk makan durian bersama di tempat makan yang berada di depan Kantor Bupati. Nah, pas sudah berkumpul di situ, barulah muncul pembicaraan hangat soal penangkapan ini,” kata seorang pejabat di lingkungan Pemkab Deli Serdang yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.

Baca Juga :  Sebelum Meninggal, Dokter Icha Sempat Dirawat Enam Hari usai Dugaan Intimidasi Anggota DPRD TTU

“Ada yang bilang (Bupati) Langkat coba dicari ke mana, infonya kepegang tiga huruf (ditangkap KPK),” lanjutnya.

Menurut sumber tersebut, kegiatan diskusi di Aula IKM selesai sekitar pukul 17.00 WIB, sedangkan jamuan makan durian dimulai sekitar pukul 18.00 WIB.

Namun, hingga acara berakhir, tidak terlihat pejabat maupun perwakilan Pemerintah Kabupaten Langkat menghadiri jamuan tersebut.

Kondisi itu memunculkan berbagai spekulasi di kalangan peserta. Meski demikian, belum ada konfirmasi resmi apakah ketidakhadiran tersebut berkaitan langsung dengan operasi KPK.

Pos terkait