Aktivis GSF Dibebaskan dari Penjara Israel, Malah Dapat Kekerasan Polisi Spanyol

Jakarta — Enam aktivis Global Sumud Flotilla (GSF) tiba di Bandara Bilbao, Spanyol, pada 23 Mei 2026 setelah dibebaskan dari penjara Israel. Namun, kedatangan mereka justru diwarnai tindakan kekerasan dari aparat kepolisian Spanyol.

Baca Juga :  Trump Ancam Iran Lagi Jika Tetap Dukung Hizbullah, Singgung Serangan yang Lebih Keras

Alih-alih mendapat sambutan hangat, para aktivis dilaporkan mengalami pemukulan menggunakan pentungan sesaat setelah tiba di bandara.

Baca Juga :  AS dan Iran Ubah Rencana, Kesepakatan Nuklir Akan Ditandatangani Secara Digital

Peristiwa tersebut langsung menjadi sorotan publik dan memicu perhatian terhadap perlakuan aparat terhadap para aktivis yang sebelumnya ditahan di Israel.

Pos terkait