100 Hari Kecelakaan Kereta Bekasi, Keluarga Korban Pertanyakan Tanggung Jawab dan Tindak Lanjut Kasus

Keluarga Korban Minta Ada Pihak yang Bertanggung Jawab

Hal senada disampaikan suami almarhumah Faridah Utami, Samiyadi Siswo Wardono (54). Ia mengaku hingga kini keluarga korban belum mengetahui siapa pihak yang harus bertanggung jawab atas kecelakaan yang menewaskan 16 orang tersebut.

“Kami ingin ada pihak yang bertanggung jawab atas tragedi ini. Menurut saya ini adalah sebuah kelalaian,” ujar Samiyadi.

Menurutnya, kepastian mengenai pihak yang bertanggung jawab sangat penting agar keluarga korban memperoleh kejelasan hukum sekaligus rasa keadilan.

Baca Juga :  Kebakaran SDN 1 Namlea di Buru, 9 Ruang Kelas Hangus Dilalap Api

“Sampai sekarang belum ada penjelasan siapa yang bertanggung jawab atas kecelakaan itu,” katanya.

Samiyadi juga mengaku sempat merasa diabaikan karena tidak pernah dihubungi oleh PT KAI setelah kecelakaan terjadi. Ia mengatakan baru dihubungi setelah menyampaikan keluhan kepada perusahaan.

“Setelah saya menyampaikan keluhan, akhirnya saya dihubungi. Pihak KAI sudah menyampaikan permintaan maaf karena memang sebelumnya saya belum pernah dihubungi sama sekali,” ujarnya.

Baca Juga :  Tabrakan Kereta di Bekasi Timur: 4 Orang Meninggal, 38 Korban Berhasil Dievakuasi

Meski demikian, Samiyadi menyebut kompensasi dari PT KAI telah diterima sebagaimana keluarga korban lainnya, meski nominal yang diberikan berbeda-beda.

Baginya, persoalan utama saat ini bukan lagi mengenai santunan, melainkan kepastian mengenai pihak yang bertanggung jawab atas tragedi tersebut serta perbaikan sistem keselamatan perkeretaapian agar kejadian serupa tidak terulang.

“Yang kami tunggu hanya satu, yaitu kepastian siapa yang bertanggung jawab atas kejadian ini,” kata Samiyadi.

Pos terkait