Viral Foto Jokowi Injak Kepala Kerbau, PDI-P Singgung Ambisi Kekuasaan Keluarga dan PSI

JAKARTA – Politikus PDI Perjuangan (PDI-P), Guntur Romli, menanggapi viralnya foto Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang tampak menginjak kepala kerbau saat menerima gelar kehormatan adat Lampung.

Menurut Guntur, pose tersebut memiliki makna simbolis yang dikaitkannya dengan para pendukung Jokowi dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

“Kepala kerbau yang diinjak melambangkan para pengikut Jokowi dan PSI yang terbuai di balik perilaku raja, padahal yang ada adalah ambisi kekuasaan tanpa batas untuk keluarga Jokowi,” ujar Guntur kepada Kompas.com, Minggu (28/6/2026).

Guntur Singgung Disertasi Hasto Kristiyanto

Guntur menilai prosesi yang terekam dalam foto tersebut memperkuat pandangannya terhadap isi disertasi Sekretaris Jenderal PDI-P, Hasto Kristiyanto.

Baca Juga :  Penambang Pasir Korban APG Gunung Semeru Meninggal Dunia, Alami Luka Bakar 80 Persen

Menurutnya, disertasi tersebut menggambarkan gaya kepemimpinan Jokowi sebagai perpaduan konsep the triangle of authoritarian populism.

“Populisme dengan membagi-bagi amplop dan sembako untuk menarik rakyat, dan karakter Machiavelianisme yang menempatkan kekuasaan sebagai segala-galanya,” jelas Guntur.

Ia juga kembali mengaitkan pandangannya dengan posisi sejumlah anggota keluarga Jokowi dalam dunia politik.

“Tidak heran meskipun sudah menjadi Presiden 2 periode dan menjadikan anaknya Gibran sebagai Wapres melalui manipulasi MK, dan menantunya Bobby sebagai Gubernur Sumut, serta Kaesang sebagai Ketua Umum PSI,” imbuhnya.

Prosesi Adat Lampung Jadi Sorotan

Sebelumnya, prosesi Jokowi menginjak kepala kerbau saat menerima gelar kehormatan adat Lampung menjadi perhatian publik dan ramai diperbincangkan di media sosial.

Baca Juga :  Jokowi Tanggapi Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa, Siap Hadir dan Tunjukkan Ijazah Asli di Pengadilan

Momen tersebut berlangsung dalam rangkaian penganugerahan gelar adat di Kedaton Keagungan Lampung pada Sabtu (27/6/2026).

Foto dan video prosesi itu kemudian beredar luas dan memicu beragam tanggapan dari warganet.

Sebagian publik mempertanyakan makna ritual tersebut dalam tradisi adat Lampung, termasuk apakah prosesi menginjak kepala kerbau memiliki pesan simbolis tertentu atau merupakan bagian dari tata cara adat.

Hingga rangkaian acara selesai, Jokowi belum memberikan penjelasan mengenai makna prosesi tersebut.

Pihak penyelenggara juga belum menyampaikan keterangan resmi terkait filosofi ritual yang menjadi perhatian publik.

Pos terkait