Polisi Tetapkan Tersangka dan Amankan Barang Bukti
Kapolres Nabire AKBP Samuel D. Tatiratu mengatakan status perkara telah ditingkatkan dari penyelidikan ke penyidikan setelah dilakukan gelar perkara pada Senin (3/8/2026).
Tersangka A berhasil diamankan kurang dari 24 jam setelah jasad korban ditemukan.
Dalam pengungkapan kasus tersebut, polisi menyita sejumlah barang bukti, antara lain:
- Satu unit sepeda motor Yamaha Aerox warna merah.
- Satu botol bekas air mineral yang berisi sisa minyak tanah.
- Satu bilah pisau bergagang hitam.
- Tiga unit telepon seluler milik korban dan tersangka.
- “Otomatis sudah ada penetapan tersangka. Saya sudah berkomitmen bahwa proses penyidikan murni berdasarkan tindak pidana yang diperbuat oleh oknum pelaku. Tidak ada tebang pilih,” tegas AKBP Samuel D. Tatiratu di Mapolres Nabire.
Karena tersangka masih berstatus anak di bawah umur, penyidik melibatkan Balai Pemasyarakatan (Bapas) serta akan melakukan pemeriksaan kejiwaan melalui tim psikolog dan psikiater.
Selain itu, penyidik telah memeriksa tiga saksi kunci, termasuk warga yang melihat dugaan percekcokan, saksi yang menemukan lokasi kebakaran, serta saksi terkait barang bukti telepon seluler.
Tangis Ibunda dan Harapan Keluarga untuk Keadilan
Kepergian CKC menjadi pukulan berat bagi Maria Lumbaa yang membesarkan putri tunggalnya seorang diri setelah suaminya, almarhum Billy Candra, meninggal dunia belasan tahun lalu.
Korban yang lahir pada 2011 itu dikenal sebagai anak yang disiplin, berprestasi, dan kerap membantu ibunya yang bekerja sebagai petugas sensus Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Nabire.
“Setiap CKC ketemu orang, dia pasti tunduk dan tersenyum. Saya hanya manusia lemah, tidak punya kekuatan. Saya mau keadilan diterapkan,” ujar Maria saat ditemui Tribun-PapuaTengah.com, Rabu (5/8/2026).
Pihak keluarga menegaskan berharap proses hukum berjalan secara terbuka dan memberikan keadilan bagi korban.
“Anak kami bukan anjing atau babi yang bisa dibunuh lalu dibakar begitu saja. Keadilan harus ditegakkan seratus persen secara terbuka tanpa ada yang ditutup-tutupi,” pungkas Ruben Tandi.





