Remaja 15 Tahun Serang Sekolah di Polandia, 1 Tewas dan Polisi Selidiki Dugaan Tantangan Internet

WARSAWA – Seorang remaja berusia 15 tahun menyerang sebuah sekolah dasar di Leszczydol-Nowiny, Polandia, menggunakan pisau pada Kamis (8/10/2026). Serangan tersebut menewaskan seorang pegawai sekolah berusia 37 tahun dan melukai dua orang lainnya.

Pelaku diketahui merupakan mantan murid sekolah tersebut. Saat melancarkan serangan, remaja itu mengenakan kamera yang dipasang pada helmnya.

Insiden terjadi sekitar pukul 09.00 waktu setempat di wilayah timur laut Warsawa. Dilansir dari Reuters, korban tewas merupakan seorang perempuan yang bekerja sebagai petugas kebersihan dan perawatan sekolah.

Kasus ini menjadi insiden penikaman kedua di lingkungan sekolah Polandia dalam dua hari berturut-turut. Pihak berwenang kini menyelidiki kemungkinan adanya hubungan antara serangkaian insiden tersebut dan tantangan berbahaya yang beredar di internet.

Perdana Menteri Polandia Donald Tusk menyampaikan kekhawatirannya terhadap kemungkinan terjadinya aksi kekerasan yang meniru serangan sebelumnya.

Baca Juga :  Mengapa Kota Barcelona Berbentuk Kotak-Kotak? Ini Sejarah Kawasan Eixample yang Mendunia

“Kami khawatir terjadi fenomena peniruan yang mengerikan,” kata Tusk dalam rapat darurat pemerintah pada Kamis.

Pelaku Serangan Sekolah di Polandia Kenakan Kamera Helm

Menurut otoritas Polandia, pelaku penyerangan di Leszczydol-Nowiny merupakan remaja berusia 15 tahun yang pernah bersekolah di lokasi kejadian.

Remaja tersebut diketahui mengenakan kamera yang dipasang pada helm ketika memasuki sekolah dan melancarkan serangan. Penggunaan kamera itu menjadi salah satu hal yang mendapat perhatian serius dari pemerintah.

“Kami menghadapi situasi yang luar biasa. Untuk pertama kalinya, kami berhadapan dengan seorang pembunuh yang mengenakan kamera di helm dengan tujuan merekam serangan menggunakan pisau,” ujar Tusk.

Meski demikian, pihak berwenang belum dapat memastikan apakah serangan tersebut benar-benar sempat direkam.

Dua guru terluka ketika berusaha menghentikan pelaku. Tusk memuji keberanian keduanya yang mencoba melindungi orang-orang di lingkungan sekolah.

Baca Juga :  MV Hondius Tiba di Kepulauan Canary usai Wabah Hantavirus, WHO Pastikan Proses Evakuasi Aman

Kepala sekolah Krzysztof Ochmanski mengatakan dirinya mendengar teriakan sebelum bergegas menuju koridor. Saat tiba di lokasi, ia berhadapan dengan pelaku yang membawa sejumlah pisau.

“Dia melukai saya dengan bilah pisau yang cukup panjang. Dia membawa tiga pisau dan juga memukul saya dengan gagangnya,” kata Ochmanski kepada penyiar publik Polskie Radio RDC.

“Pada saat itu, saya sudah berhasil menahannya,” lanjutnya.

Seorang wartawan Reuters yang berada di lokasi melihat helikopter ambulans udara meninggalkan area sekolah. Sejumlah warga juga berkumpul di sekitar bangunan sekolah setelah serangan terjadi.

Seorang ayah yang menunggu di luar sekolah mengatakan para murid belum diperbolehkan pulang, tetapi berada dalam keadaan aman.

Sementara itu, tayangan televisi berita pemerintah TVP Info memperlihatkan seseorang yang diduga sebagai pelaku dalam keadaan diborgol dan dimasukkan ke mobil polisi.

Pos terkait