Tragedi Perayaan Juara Spanyol, Air Mancur Roboh Tewaskan Bocah 13 Tahun di Salamanca

CIUDAD RODRIGO – Perayaan gelar juara Piala Dunia 2026 yang diraih tim nasional Spanyol berubah menjadi tragedi di Ciudad Rodrigo, Salamanca, Spanyol.

Seorang bocah laki-laki berusia 13 tahun dilaporkan meninggal dunia, sementara tiga orang lainnya mengalami luka berat setelah struktur air mancur yang dipanjat para suporter ambruk saat perayaan berlangsung.

Insiden tersebut terjadi di Air Mancur Arbol Gordo, salah satu lokasi yang menjadi pusat berkumpulnya warga untuk merayakan kemenangan La Furia Roja atas Argentina pada partai final Piala Dunia 2026.

Baca Juga :  Perubahan Sikap Trump terhadap Iran Dinilai Berubah-ubah, Sejumlah Target Perang Mulai Ditinggalkan

Spanyol memastikan gelar juara dunia usai mengalahkan Argentina dengan skor 1-0 melalui gol Ferran Torres.

Kronologi Air Mancur Roboh saat Perayaan

Di tengah puncak euforia para suporter, bagian atas struktur air mancur tiba-tiba runtuh dan menimpa sejumlah orang yang berada di sekitarnya.

Korban berusia 13 tahun sempat dilarikan ke pusat kesehatan Ciudad Rodrigo untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, nyawanya tidak berhasil diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia saat menjalani perawatan.

Baca Juga :  Pesawat Kecil Tabrak Tiang Listrik di Los Angeles, Pilot Ditemukan Kritis

Informasi tersebut dilaporkan oleh Euronews pada Senin (20/7/2026).

Berdasarkan laporan awal, selain korban meninggal dunia, sedikitnya dua orang lainnya mengalami luka-luka. Salah satu korban dilaporkan mengalami patah tulang pada bagian kaki.

Pusat Darurat 112 Castilla y León mengonfirmasi menerima panggilan darurat pertama pada pukul 00.33 waktu setempat dari warga yang melaporkan ambruknya struktur air mancur.

Menindaklanjuti laporan tersebut, aparat gabungan dan tim medis segera diterjunkan ke lokasi kejadian.

Pos terkait