Polisi Pasang Garis Polisi di Pasar Agrobis Babat Lamongan, Penyebab Kebakaran 10 Kios Masih Diselidiki

LAMONGAN – Aparat kepolisian memasang garis polisi (police line) di lokasi kebakaran Pasar Agrobis Babat, Kabupaten Lamongan, Senin (13/7/2026). Lokasi kejadian masih disterilkan karena penyebab pasti kebakaran yang menghanguskan sekitar 10 kios masih dalam proses penyelidikan.

Kasihumas Polres Lamongan, Ipda M. Hamzaid, mengatakan penyelidikan akan dilakukan oleh Satreskrim Polres Lamongan bersama Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jawa Timur melalui olah tempat kejadian perkara (TKP).

“Untuk penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan. Selanjutnya akan dilakukan olah TKP bersama Tim Labfor Polda Jawa Timur,” kata Hamzaid, Senin.

Kebakaran terjadi pada Minggu (12/7/2026) sekitar pukul 20.30 WIB dan mengakibatkan sekitar 10 kios di kawasan pasar ikut terbakar.

Baca Juga :  Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Guguran 2 Km ke Kali Putih, BPPTKG Imbau Warga Tetap Waspada

Berdasarkan keterangan saksi, api diduga pertama kali muncul dari salah satu kios yang menjual plastik dan styrofoam. Kobaran api kemudian dengan cepat merambat ke kios-kios lain karena banyaknya material yang mudah terbakar.

Meski demikian, penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan dan olah TKP dari pihak kepolisian.

Hamzaid memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

“Kerugian materiil sementara ditaksir mencapai sekitar Rp1 miliar,” ungkapnya.

Pemadaman Berlangsung Hingga Dini Hari

Untuk menjinakkan kobaran api, sebanyak 11 unit mobil pemadam kebakaran dari berbagai daerah dikerahkan ke lokasi. Proses pemadaman juga dibantu armada suplai air milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Setelah berjibaku selama beberapa jam, petugas gabungan akhirnya berhasil mengendalikan api pada Senin (13/7/2026) sekitar pukul 02.30 WIB.

Baca Juga :  Gudang Diduga Milik PT BW di Kawasan Industri Talang Duku Muaro Jambi Terbakar Hebat

Sementara itu, salah seorang pedagang, Yoga, mengaku baru mengetahui kabar kebakaran sekitar pukul 22.00 WIB.

“Iya mas, saya baru ngerti infonya jam 10 malam. Ini sebelahnya kios saya nomor B/D/07,” ujarnya.

Yoga mengatakan tidak mengetahui penyebab kebakaran yang turut menghanguskan kios sayur miliknya. Karena itu, ia memilih tidak berspekulasi mengenai sumber api.

“Saya tidak ngerti mas, saya ke sini tadi bersih-bersih kios saja. Sambil melihat mana yang masih bisa diselamatkan. Nanti sore ya masih harus jualan di kios seberang. Kebetulan di seberang juga ada kios. Jadi ya masih harus tetap jualan besok,” pungkasnya.

Pos terkait