Pemkot Bengkulu Hentikan Sementara SPPG Padang Jati II Usai Kasus Keracunan MBG

Tujuh Siswa SD Sempat Mendapat Perawatan

Kasus dugaan keracunan tersebut sebelumnya berdampak pada kesehatan sejumlah siswa. Sebanyak tujuh siswa SDN 59 Kota Bengkulu sempat mendapatkan penanganan medis di Rumah Sakit Harapan dan Doa (RSHD) Kota Bengkulu setelah mengalami gejala keracunan usai mengonsumsi makanan dari program MBG.

Baca Juga :  Terungkap Peran Para Tersangka dalam Dugaan Korupsi Program MBG, Kejagung Tetapkan Andri Mulyono

Berdasarkan hasil pemeriksaan tersebut, Pemkot Bengkulu memutuskan menghentikan sementara operasional SPPG Padang Jati II selama 10 hari.

Selama masa penghentian operasional, pihak pengelola diwajibkan melakukan perbaikan secara menyeluruh.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan keamanan pangan sebelum layanan kembali dijalankan. Selain itu, Dinas Kesehatan akan memperketat pengawasan dan pemantauan terhadap operasional SPPG.

Baca Juga :  Dua Orang Tewas Diterkam Harimau Sumatera di Pelalawan, BBKSDA Sebut Lokasi HTI Merupakan Habitat Satwa Dilindungi

Dinas Kesehatan Kota Bengkulu menegaskan bahwa masa penghentian sementara tersebut harus dimanfaatkan untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengolahan makanan.

Nelly Hartati menegaskan seluruh aspek tersebut harus diperbaiki sebelum SPPG kembali beroperasi agar kejadian serupa tidak terulang.

Pos terkait