Demo Mahasiswa di Kodim Medan Soroti Keterlibatan TNI dalam MBG, Dandim Tegaskan Markas Militer Bukan Lokasi Orasi

Tolak Penambahan Batalyon Baru

Selain menyoroti peran TNI dalam urusan sipil, mahasiswa juga meminta pemerintah menunda atau membatalkan rencana pembentukan batalyon baru di sejumlah kabupaten dan kota.

Menurut Damses, kebijakan tersebut belum memiliki urgensi strategis yang jelas dan berpotensi menambah beban anggaran negara.

Baca Juga :  435 Personel Gabungan Disiagakan Amankan Aksi Mahasiswa di DPRD Kota Malang

“Kami meminta pembangunan batalyon di setiap kabupaten/kota dan penambahan pasukan ditunda atau dihentikan karena saat ini tidak ada urgensi strategisnya. Itu juga bagian dari pemborosan anggaran,” katanya.

Baca Juga :  BGN Sudah Tiga Kali Ganti Kepala, Ini Kronologi Pergantian dari Dadan Hindayana hingga Sudaryono

Aksi demonstrasi akhirnya berakhir kondusif setelah pihak Kodim menerima aspirasi mahasiswa dan membuka peluang dialog lanjutan melalui forum yang lebih tertib.

Pos terkait