Demo Mahasiswa di Kodim Medan Soroti Keterlibatan TNI dalam MBG, Dandim Tegaskan Markas Militer Bukan Lokasi Orasi

Tolak Penambahan Batalyon Baru

Selain menyoroti peran TNI dalam urusan sipil, mahasiswa juga meminta pemerintah menunda atau membatalkan rencana pembentukan batalyon baru di sejumlah kabupaten dan kota.

Menurut Damses, kebijakan tersebut belum memiliki urgensi strategis yang jelas dan berpotensi menambah beban anggaran negara.

Baca Juga :  Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Bantah Ada Jual-Beli Jabatan Usai Ditetapkan Tersangka OTT KPK

“Kami meminta pembangunan batalyon di setiap kabupaten/kota dan penambahan pasukan ditunda atau dihentikan karena saat ini tidak ada urgensi strategisnya. Itu juga bagian dari pemborosan anggaran,” katanya.

Baca Juga :  Viral Ojol Amankan Remaja Diduga Bawa Samurai di Baleendah, Dedi Mulyadi Pastikan Bonus Sayembara Cair

Aksi demonstrasi akhirnya berakhir kondusif setelah pihak Kodim menerima aspirasi mahasiswa dan membuka peluang dialog lanjutan melalui forum yang lebih tertib.

Pos terkait