Viral Ojol Amankan Remaja Diduga Bawa Samurai di Baleendah, Dedi Mulyadi Pastikan Bonus Sayembara Cair

BANDUNG – Sejumlah pengemudi ojek online (ojol) mengamankan sekelompok remaja yang diduga membawa senjata tajam dan hendak melakukan tindak kejahatan di Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Para remaja tersebut kemudian diserahkan kepada pihak kepolisian untuk diproses sesuai ketentuan yang berlaku.

Aksi para pengemudi ojol itu terekam dalam sebuah video dan viral di media sosial setelah diunggah melalui akun TikTok @ikhsan_hardinasyah.

Dalam video yang beredar, sejumlah pengemudi ojol tampak berada di depan Kantor Kepolisian Sektor (Polsek) Baleendah bersama sekelompok remaja yang telah mereka amankan. Salah seorang pengemudi ojol menyebut para remaja tersebut masih berstatus pelajar dan kedapatan membawa senjata tajam berupa samurai.

Baca Juga :  Kecelakaan Beruntun di Tol JORR Arah Tanjung Priok Libatkan 6 Kendaraan, Sopir Truk Kontainer Tewas

“Pak Dedi, Pak Dedi, nih. Sampah masyarakat tertangkap, Pak Dedi. Tuh, jelasin dong. Anak-anak masih sekolah sudah bawa-bawa samurai (senjata tajam), Pak Dedi,” ucap salah seorang pengemudi ojol dalam video tersebut.

Hingga kini, belum terdapat penjelasan secara terperinci mengenai waktu penangkapan, jumlah remaja yang diamankan, maupun dugaan tindak kejahatan yang hendak dilakukan oleh kelompok tersebut.

Namun, berdasarkan video yang beredar, para pengemudi ojol memilih menyerahkan para remaja itu kepada pihak kepolisian agar ditangani sesuai prosedur hukum yang berlaku.

Dedi Mulyadi Apresiasi Aksi Pengemudi Ojol

Aksi para pengemudi ojol tersebut mendapat perhatian dari Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Melalui video yang diunggah di akun media sosialnya pada Jumat (24/7/2026), Dedi menyampaikan apresiasi atas tindakan yang dinilai telah membantu mencegah dugaan tindak kejahatan di wilayah Baleendah.

Baca Juga :  ‎Warman Purba Bantah Terlibat Pembakaran Lahan di Pemayongan, Sebut Sosok Nama 'Marbun'

Menurut Dedi, para terduga pelaku dapat segera diamankan sebelum dugaan kejahatan terjadi dan langsung diserahkan kepada aparat kepolisian untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

“Terima kasih ya, telah berpartisipasi untuk melakukan upaya pencegahan terjadinya kejahatan. Sehingga terduga pelaku bisa diserahkan ke jajaran Kepolisian,” ujar Dedi.

Ia juga menyampaikan bahwa timnya akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian guna memperoleh informasi lebih lanjut mengenai penanganan perkara tersebut.

Koordinasi dilakukan untuk memastikan kronologi kejadian, barang bukti yang ditemukan, serta status hukum para remaja yang diamankan.

Pos terkait