Aktivis GSF Dibebaskan dari Penjara Israel, Malah Dapat Kekerasan Polisi Spanyol

Jakarta — Enam aktivis Global Sumud Flotilla (GSF) tiba di Bandara Bilbao, Spanyol, pada 23 Mei 2026 setelah dibebaskan dari penjara Israel. Namun, kedatangan mereka justru diwarnai tindakan kekerasan dari aparat kepolisian Spanyol.

Baca Juga :  Iran Tegas Bantah Klaim Donald Trump soal Gencatan Senjata dan Negosiasi Perang

Alih-alih mendapat sambutan hangat, para aktivis dilaporkan mengalami pemukulan menggunakan pentungan sesaat setelah tiba di bandara.

Baca Juga :  Penembakan di Sekolah Turki: 16 Orang Terluka, Pelaku Mantan Siswa Akhiri Hidup

Peristiwa tersebut langsung menjadi sorotan publik dan memicu perhatian terhadap perlakuan aparat terhadap para aktivis yang sebelumnya ditahan di Israel.

Pos terkait