Aktivis GSF Dibebaskan dari Penjara Israel, Malah Dapat Kekerasan Polisi Spanyol

Jakarta — Enam aktivis Global Sumud Flotilla (GSF) tiba di Bandara Bilbao, Spanyol, pada 23 Mei 2026 setelah dibebaskan dari penjara Israel. Namun, kedatangan mereka justru diwarnai tindakan kekerasan dari aparat kepolisian Spanyol.

Baca Juga :  60 Gempa Susulan Guncang Jepang Usai Gempa Kumamoto M 6,8, Peringatan Tsunami Sempat Dikeluarkan

Alih-alih mendapat sambutan hangat, para aktivis dilaporkan mengalami pemukulan menggunakan pentungan sesaat setelah tiba di bandara.

Baca Juga :  Femas Diduga Sudah Rencanakan Kabur Sebelum Berangkat ke Korea Selatan, Sempat Terlacak di Ansan

Peristiwa tersebut langsung menjadi sorotan publik dan memicu perhatian terhadap perlakuan aparat terhadap para aktivis yang sebelumnya ditahan di Israel.

Pos terkait