Tumpukan Sampah Kembali Penuhi Jalan Tanggul Bekasi, Warga Khawatir Jadi TPS Liar

BEKASI – Tumpukan sampah kembali memenuhi sisi Jalan Tanggul yang berada di perbatasan Desa Sriamur dan Desa Srimukti, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Kondisi tersebut membuat warga khawatir lokasi itu lama-kelamaan berubah menjadi tempat pembuangan sampah (TPS) liar.

Warga sekitar, Astuti (40), mengatakan tumpukan sampah yang terus muncul berpotensi membuat orang lain ikut membuang sampah di lokasi tersebut.

“Takutnya nanti orang lain ikut buang sampah di situ. Apalagi kalau enggak segera dibersihkan dan diawasi, lama-lama bisa jadi tempat pembuangan sampah,” ujar Astuti kepada Kompas.com, Rabu (9/9/2026).

Astuti mengaku tidak mengetahui siapa yang membuang sampah di area tersebut. Sebab, tumpukan sampah terkadang sudah terlihat sejak pagi.

Baca Juga :  Petugas Sensus Ekonomi 2026 Ungkap Tantangan Data Warga: "Khawatir Aset Dicatat, Nanti Pajaknya Naik"

“Tahu-tahu pagi udah penuh sampahnya, enggak tahu siapa yang buang. Tapi kebanyakan bukan warga sini,” ujarnya.

Menurut Astuti, sebagian sampah yang menumpuk sudah dibakar oleh warga. Namun, kondisi tersebut dikhawatirkan justru menambah pencemaran lingkungan.

“Kelihatannya jadi kumuh banget. Terus kalinya juga jadi tercemar,” katanya.

Ia berharap penanganan tidak hanya dilakukan dengan mengangkut sampah, tetapi juga disertai pengawasan agar tumpukan tidak kembali muncul.

“Jangan setelah dibersihkan, beberapa hari kemudian penuh lagi,” ujarnya.

Warga Keluhkan Bau Sampah

Keluhan serupa disampaikan warga lainnya, Asnah (42). Ia mengatakan tumpukan sampah membuat lingkungan di sekitar Jalan Tanggul terlihat semakin kumuh dan mengganggu warga yang setiap hari melintas.

Baca Juga :  Pohon Tumbang Timpa Satu Keluarga di Pasuruan, Empat Orang Luka Saat Melintas dengan Motor

Menurut Asnah, bau tidak sedap kerap tercium dari tumpukan sampah, terutama saat cuaca panas. Ketika hujan, sampah yang basah membuat bau semakin terasa.

“Kadang baru lewat saja sudah kecium baunya. Apalagi pas hujan. Sampahnya kan jadi basah, jadi baunya makin terasa,” ujar Asnah.

Ia khawatir sampah yang dibiarkan menumpuk akan terus bertambah sehingga membuat kawasan tersebut semakin kumuh. Asnah berharap sampah segera diangkut dan lingkungan di sekitar jalan serta kali dibersihkan.

“Harapannya bisa ada yang ditindak tegas juga,” ujarnya.

Pos terkait