Sampah Rumah Tangga dan Plastik Berserakan
Warga lainnya, Sidi (31), mengatakan tumpukan sampah seperti itu sudah sering terlihat di lokasi.
Menurut dia, sampah yang dibuang didominasi sampah rumah tangga dan plastik. Sebagian sampah juga terlihat masuk ke aliran kali di sekitar lokasi.
Sidi menilai kondisi tersebut tidak hanya membuat jalan terlihat kotor, tetapi juga mengganggu lingkungan sekitar.
“Yang paling mengganggu itu baunya sih,” ujarnya.
Selain bau, Sidi menilai kondisi tersebut dapat membahayakan pengguna jalan ketika hujan. Air yang bercampur dengan tumpukan sampah membuat permukaan jalan menjadi licin.
“Jadi harus hati-hati kalau lewat, apalagi kalau naik motor. Takut terpeleset,” jelasnya.
Sidi berharap tumpukan sampah segera diangkut. Ia juga meminta pengelolaan pembuangan dan pengangkutan sampah di kawasan tersebut dilakukan lebih rutin.
“Kalau bisa disediakan tempat sampah atau lahan khusus biar mereka enggak buang di sini lagi,” kata dia.
Camat dan Kepala Desa Belum Beri Keterangan
Kompas.com telah berupaya menghubungi Camat Tambun Utara Najmuddin dan Kepala Desa Srimukti Sandam Rinta untuk meminta keterangan terkait tumpukan sampah di Jalan Tanggul tersebut.
Namun, hingga berita ini ditayangkan, belum ada informasi yang diperoleh dari keduanya.





