Kecelakaan Maut di Tol Pandaan-Malang, Sopir Hiace Selamat, Tiga Penumpang Tewas

MALANG – Kecelakaan maut terjadi di ruas Tol Pandaan-Malang KM 76.600 A, jalur dari arah Surabaya menuju Malang, Rabu (22/7/2026) sekitar pukul 18.30 WIB. Sebuah Toyota Hiace menabrak bagian belakang truk yang melaju di depannya.

Dalam insiden tersebut, sopir Toyota Hiace dilaporkan selamat. Namun, tiga penumpang meninggal dunia dan lima penumpang lainnya mengalami luka-luka sehingga harus menjalani perawatan medis.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Malang, AKP Muhammad Alif Chelvin Arliska, mengatakan Toyota Hiace bernomor polisi B 7463 WDA mengangkut total 10 orang yang terdiri dari sembilan penumpang dan satu sopir.

Baca Juga :  BGN Sudah Tiga Kali Ganti Kepala, Ini Kronologi Pergantian dari Dadan Hindayana hingga Sudaryono

“Total ada sembilan penumpang dan satu sopir. Tiga korban meninggal dunia, lima korban mengalami luka-luka, sedangkan sopir selamat,” ujar Chelvin saat dikonfirmasi, Rabu.

Chelvin menjelaskan, seluruh korban meninggal dunia merupakan penumpang Toyota Hiace. Ketiga jenazah korban telah dievakuasi ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang, sedangkan korban luka dirawat di RS Lawang Medika.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), kecelakaan bermula ketika Toyota Hiace melaju di lajur kiri dari arah Surabaya menuju Malang. Di depannya melaju sebuah truk R6 bernomor polisi DA 8984 CH dengan arah yang sama.

Baca Juga :  Daftar 8 Kepala Daerah yang Terjaring OTT KPK Sepanjang 2026, Terbaru Bupati Kuantan Singingi

Setibanya di KM 76.600 A, pengemudi Toyota Hiace diduga tidak mampu menjaga jarak aman dengan kendaraan yang berada di depannya. Jarak kedua kendaraan yang terlalu dekat menyebabkan tabrakan dari belakang tidak dapat dihindari.

Benturan yang terjadi cukup keras mengakibatkan bagian depan sebelah kiri hingga tengah Toyota Hiace mengalami kerusakan parah.

Chelvin mengatakan, petugas kepolisian yang menerima laporan langsung menuju lokasi kejadian untuk melakukan penanganan, mengevakuasi para korban, serta mengatur arus lalu lintas guna mencegah kepadatan kendaraan di sekitar lokasi.

“Saat ini masih dilakukan penanganan,” pungkasnya.

Pos terkait