BMKG Prediksi 16 Wilayah Jawa Tengah Capai Puncak Musim Kemarau pada Juli 2026, Ini Daftarnya

SEMARANG – Stasiun Klimatologi BMKG Jawa Tengah memprediksi sebanyak 16 wilayah di Jawa Tengah akan mencapai puncak musim kemarau pada Juli 2026. Meski demikian, secara umum sebagian besar wilayah di provinsi tersebut diperkirakan baru memasuki puncak musim kemarau pada Agustus 2026.

Berdasarkan prakiraan BMKG, sekitar 14,8 persen Zona Musim (ZOM) di Jawa Tengah diperkirakan mengalami puncak musim kemarau pada Juli 2026. Sementara itu, 83,3 persen ZOM diprediksi mencapai puncaknya pada Agustus, sedangkan 1,9 persen ZOM baru memasuki puncak musim kemarau pada September 2026.

Baca Juga :  Ekonomi Jambi 2025 Tumbuh 4,93 Persen, Sektor Tambang dan Pertanian Jadi Penopang Utama

Jika dibandingkan dengan kondisi klimatologis normal, sebagian besar wilayah diperkirakan mengalami puncak musim kemarau sesuai pola biasanya. Namun, terdapat sejumlah wilayah yang diprediksi lebih cepat memasuki puncak kemarau, sementara sebagian kecil lainnya diperkirakan mengalami keterlambatan.

Daftar Wilayah Jawa Tengah yang Diprediksi Alami Puncak Musim Kemarau pada Juli 2026

BMKG mencatat wilayah yang diperkirakan mencapai puncak musim kemarau pada Juli 2026 meliputi:

  • Kota Surakarta
  • Sebagian besar Kabupaten Kudus
  • Sebagian besar Kabupaten Blora
  • Sebagian wilayah Kabupaten Demak
  • Sebagian wilayah Kabupaten Sragen
  • Sebagian wilayah Kabupaten Karanganyar
  • Sebagian wilayah Kabupaten Sukoharjo
  • Sebagian kecil Kabupaten Pemalang
  • Sebagian kecil Kabupaten Pekalongan
  • Sebagian kecil Kabupaten Batang
  • Sebagian kecil Kabupaten Pati
  • Sebagian kecil Kabupaten Rembang
  • Sebagian kecil Kabupaten Grobogan
  • Sebagian kecil Kabupaten Boyolali
  • Sebagian kecil Kabupaten Sukoharjo
  • Sebagian kecil Kabupaten Wonogiri
Baca Juga :  Dorong Percepatan Pembangunan KDKMP di Kerinci, Danrem042/Gapu Tinjau Langsung ke Lokasi

Wilayah tersebut mencakup sekitar 14,8 persen dari total Zona Musim (ZOM) di Jawa Tengah.

Pos terkait