- Kota Surakarta
- Sebagian besar wilayah selatan Kabupaten Blora
- Sebagian besar wilayah selatan Kabupaten Kudus
- Sebagian besar wilayah selatan Kabupaten Sragen
- Sebagian wilayah tengah Kabupaten Pekalongan
- Sebagian wilayah tengah Kabupaten Demak
- Sebagian wilayah timur Kabupaten Grobogan
- Sebagian wilayah timur Kabupaten Karanganyar
- Sebagian wilayah utara Kabupaten Pati
- Sebagian wilayah barat daya Kabupaten Pati
- Sebagian kecil wilayah timur Kabupaten Pemalang
- Sebagian kecil wilayah Kabupaten Jepara
- Sebagian kecil wilayah Kabupaten Wonogiri
- Sebagian kecil wilayah utara Kabupaten Jepara
- Sebagian kecil wilayah Kabupaten Rembang
- Sebagian kecil wilayah Kabupaten Sukoharjo
- Sebagian kecil wilayah selatan Kabupaten Boyolali
Adapun sekitar 79,6 persen ZOM diperkirakan mengalami puncak musim kemarau sesuai dengan pola normal, meliputi:
- Kota Tegal
- Kota Pekalongan
- Kota Semarang
- Kota Magelang
- Kota Salatiga
- Kabupaten Brebes
- Kabupaten Tegal
- Kabupaten Kendal
- Kabupaten Semarang
- Kabupaten Temanggung
- Kabupaten Klaten
- Kabupaten Magelang
- Kabupaten Wonosobo
- Kabupaten Purworejo
- Kabupaten Banjarnegara
- Kabupaten Kebumen
- Kabupaten Purbalingga
- Kabupaten Banyumas
- Kabupaten Cilacap
- Sebagian besar Kabupaten Pemalang
- Sebagian besar Kabupaten Pekalongan
- Sebagian besar Kabupaten Jepara
- Sebagian besar Kabupaten Pati
- Sebagian besar Kabupaten Rembang
- Sebagian besar Kabupaten Grobogan
- Sebagian besar Kabupaten Boyolali
- Sebagian besar Kabupaten Sukoharjo
- Sebagian besar Kabupaten Wonogiri
- Sebagian wilayah barat daya Kabupaten Demak
- Sebagian wilayah utara Kabupaten Demak
- Sebagian wilayah barat Kabupaten Karanganyar
- Sebagian wilayah selatan Kabupaten Sukoharjo
- Sebagian kecil wilayah utara Kabupaten Kudus
- Sebagian kecil wilayah Kabupaten Sragen
- Sebagian kecil wilayah Kabupaten Blora
Sementara itu, Kepulauan Karimunjawa menjadi satu-satunya wilayah yang diprediksi mengalami puncak musim kemarau lebih lambat dibandingkan kondisi normal.





