Mayoritas Wilayah Diperkirakan Capai Puncak Kemarau pada Agustus
BMKG juga memprakirakan sekitar 83,3 persen wilayah Jawa Tengah akan mencapai puncak musim kemarau pada Agustus 2026.
Wilayah tersebut meliputi:
- Kota Tegal
- Kota Pekalongan
- Kota Semarang
- Kota Salatiga
- Kota Magelang
- Kabupaten Brebes
- Kabupaten Tegal
- Kabupaten Kendal
- Kabupaten Semarang
- Kabupaten Magelang
- Kabupaten Temanggung
- Kabupaten Wonosobo
- Kabupaten Purworejo
- Kabupaten Kebumen
- Kabupaten Banjarnegara
- Kabupaten Purbalingga
- Kabupaten Banyumas
- Kabupaten Cilacap
- Sebagian besar Kabupaten Pemalang
- Sebagian besar Kabupaten Pekalongan
- Sebagian besar Kabupaten Batang
- Sebagian besar Kabupaten Pati
- Sebagian besar Kabupaten Rembang
- Sebagian besar Kabupaten Grobogan
- Sebagian besar Kabupaten Boyolali
- Sebagian besar Kabupaten Sukoharjo
- Sebagian besar Kabupaten Wonogiri
- Sebagian wilayah Kabupaten Demak
- Sebagian wilayah Kabupaten Sragen
- Sebagian wilayah Kabupaten Karanganyar
- Sebagian wilayah Kabupaten Sukoharjo
- Sebagian kecil Kabupaten Kudus
- Sebagian kecil Kabupaten Blora
Sementara itu, Kepulauan Karimunjawa menjadi satu-satunya wilayah yang diprediksi baru mencapai puncak musim kemarau pada September 2026. Wilayah ini mencakup sekitar 1,9 persen ZOM di Jawa Tengah.
Perbandingan dengan Kondisi Normal
BMKG juga membandingkan prakiraan puncak musim kemarau tahun 2026 dengan pola klimatologis normal.
Sekitar 18,5 persen wilayah diperkirakan mengalami puncak musim kemarau lebih cepat dari biasanya, yaitu:





