Remaja Perancis Terancam Penjara di Singapura usai Jilat Sedotan Mesin Penjual Minuman

SINGAPURA – Seorang remaja asal Perancis terancam hukuman penjara setelah didakwa menjilat sedotan dari sebuah mesin penjual minuman otomatis, lalu mengembalikannya ke dalam dispenser sebelum mengunggah aksinya ke media sosial.

Kasus tersebut menjadi sorotan publik di Singapura setelah videonya viral dan memicu kemarahan masyarakat.

Harian berbahasa Inggris terbesar di Singapura, The Straits Times, pada Jumat (26/6/2026) melaporkan bahwa remaja tersebut kemungkinan akan mengaku bersalah atas dakwaan yang dikenakan kepadanya.

Video Viral Berujung Proses Hukum

Remaja berusia 19 tahun itu diketahui bernama Didier Gaspard Owen Maximilien. Ia tidak hadir dalam sidang di pengadilan distrik pada Jumat (26/6/2026). Melalui pengacaranya, Maximilien menyampaikan akan memberikan tanggapan atas dakwaan pada 13 Juli 2026.

Baca Juga :  Trump Sebut Ada "Misi Rahasia" di Selat Hormuz, Klaim AS Berhasil Angkut Jutaan Barel Minyak

Peristiwa itu terjadi pada 12 Maret 2026. Saat itu, Maximilien yang merupakan mahasiswa jurusan bisnis di Singapura diduga merekam dirinya ketika menjilat salah satu sedotan dari mesin penjual jus jeruk otomatis iJooz, kemudian mengembalikannya ke dalam dispenser.

Video tersebut kemudian diunggah ke akun media sosial miliknya hingga akhirnya viral.

Baca Juga :  Eks Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol Kalah Banding, Vonis Ditambah Jadi 7 Tahun Penjara

Aksi tersebut memicu kecaman luas dari masyarakat dan berujung pada proses hukum terhadap Maximilien.

Didakwa Ganggu Ketertiban Umum

Berdasarkan dokumen pengadilan, Maximilien didakwa karena diduga mengunggah video tersebut dengan kesadaran bahwa tindakannya dapat menimbulkan keresahan di masyarakat serta menyebabkan kerugian yang tidak dapat dibenarkan bagi perusahaan pengelola mesin penjual otomatis iJooz.

Akibat insiden tersebut, perusahaan pengelola iJooz menyatakan harus mengganti seluruh 500 sedotan yang berada di dalam dispenser mesin penjual minuman tersebut demi menjaga keamanan dan kebersihan produk.

Pos terkait