Polisi Tangkap Ayah Diduga Aniaya Anak di Bandung Barat, Sempat Kabur ke Sawah usai Bersembunyi di Rumah

BANDUNG BARAT – Dayat alias Cepi (28), pria yang diduga melakukan penyiksaan terhadap anak kandungnya hingga viral di media sosial, sempat berusaha menghindari penangkapan saat polisi mendatangi rumah orang tuanya di Desa Cintaasih, Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat.

Terduga pelaku diketahui bersembunyi di dalam rumah sebelum akhirnya melarikan diri ke area persawahan. Namun, upaya tersebut gagal setelah polisi melakukan pengejaran dan berhasil menangkapnya pada Kamis (30/7/2026) sore.

Polisi Temukan Dayat Bersembunyi di Rumah Orang Tuanya

Proses penangkapan bermula ketika petugas mendatangi rumah orang tua Dayat di Desa Cintaasih untuk mencari keberadaan pelaku.

Saat dimintai keterangan, pihak keluarga mengaku tidak mengetahui lokasi Dayat. Namun, petugas tidak langsung mempercayai keterangan tersebut dan memutuskan melakukan penggeledahan.

Baca Juga :  Polisi Dalami Peran Ibu Korban dalam Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Kakak Beradik di Sumedang

Hasilnya, Dayat ditemukan berada di dalam rumah.

“Jadi saat kita tanya itu, keluarga bilang tidak tahu. Namun kemudian kita geledah rumahnya dan yang bersangkutan ada di dalam,” kata Kapolres Cimahi AKBP Moh Faruk Rozi saat ditemui di kediaman korban, Jumat (31/7/2026).

Setelah keberadaannya diketahui, Dayat berusaha melarikan diri dengan berlari menuju area persawahan.

Petugas kemudian melakukan pengejaran hingga akhirnya berhasil mengamankan pelaku.

“Dari situ, dia kabur ke sawah dan kita kejar lalu berhasil kita amankan,” ujar Faruk.

Korban Balita Disebut Sempat Disembunyikan

Selain mengamankan Dayat, polisi juga mengungkap adanya dugaan upaya dari pihak keluarga untuk menyembunyikan korban yang merupakan anak berinisial R.

Baca Juga :  Diintimidasi Tetangga untuk Mencuri Emas Orangtua, Kerugian Capai Rp140 Juta

Korban yang masih berusia balita disebut sempat disembunyikan agar tidak dibawa ke keluarga ibu kandungnya.

Kondisi tersebut kini turut didalami penyidik untuk mengetahui alasan di balik upaya menyembunyikan keberadaan Dayat maupun korban.

Kasus ini mencuat setelah video dugaan kekerasan terhadap balita tersebut viral di media sosial.

Dalam video yang beredar, Dayat diduga berulang kali melakukan kekerasan terhadap anaknya, mulai dari menampar wajah hingga menjambak rambut korban. Akibat tindakan tersebut, darah terlihat mengucur dari hidung balita itu.

Video tersebut kemudian menjadi dasar bagi kepolisian untuk melakukan penyelidikan hingga keberadaan pelaku berhasil diketahui.

Pos terkait