Dinas Koperasi Solo: Belum Tentu Berasal dari Solo
Sementara itu, Kepala Bidang Dinas Koperasi UKM dan Perindustrian Kota Solo, Handayani, mengatakan mobil pikap yang viral belum tentu berasal dari wilayah Solo.
Ia mengaku telah berkoordinasi dengan pengelola Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Sangkrah, yang hingga kini menjadi satu-satunya koperasi di Solo yang telah menerima kendaraan operasional.
“Ini mobilnya dari mana? Tapi kan juga enggak tahu. Apakah mobilnya yang di Solo atau di luar Solo. Kalau di Solo sepertinya enggak,” ujar Handayani, dikutip dari Kompas.com.
Menurut Handayani, hingga kini hanya KKMP Sangkrah di Kecamatan Pasar Kliwon yang telah menerima kendaraan operasional.
“Di Solo itu kan baru satu yang di Sangkrah. Lah ini punya siapa? Punya orang Boyolali, atau Karanganyar, atau Wonogiri, atau Klaten, gitu kan kita enggak tahu,” tandasnya.
KKMP Sangkrah Pastikan Bukan Kendaraan Miliknya
Secara terpisah, Kepala KKMP Sangkrah, Joko Wiyoso, juga membantah bahwa mobil pikap yang viral merupakan kendaraan operasional koperasi yang dipimpinnya.
Ia menjelaskan kendaraan operasional yang dimiliki KKMP Sangkrah bukan berupa mobil pikap.
“Itu yang jelas Solo itu belum ada yang dapat pikapnya. Kalau truk ada, mobil motor roda tiga ada. Cuma itu tok (saja),” ujar Joko.
Joko mengatakan, saat ini KKMP Sangkrah hanya memiliki satu unit truk dan satu unit sepeda motor roda tiga sebagai kendaraan operasional.
Ia kembali menegaskan bahwa di Kota Solo baru terdapat satu KKMP yang telah menerima kendaraan operasional, dan kendaraan tersebut bukan berupa mobil pikap.





