MADRID – Spanyol akan menghadapi Peru pada 9 Juni 2026 dalam laga persahabatan yang menjadi kesempatan penting bagi La Roja untuk bangkit setelah hasil imbang yang kurang memuaskan melawan Irak. Tim juara bertahan Eropa tersebut sebelumnya mencatatkan sembilan pertandingan tanpa kekalahan, namun performa terakhir mereka menimbulkan sejumlah catatan evaluasi.
Pada laga sebelumnya, Spanyol hanya mampu bermain imbang melawan Irak, tim yang secara kualitas berada di bawah mereka. Hasil tersebut menunjukkan kurang tajamnya permainan Spanyol, terutama dalam membangun aliran umpan yang efektif. Selain gol individu dari Ferran Torres, La Roja kesulitan menciptakan kombinasi serangan yang konsisten.
Penurunan intensitas permainan juga terlihat dari kondisi fisik pemain yang diduga masih kelelahan setelah menjalani musim kompetisi yang panjang. Laga melawan Peru menjadi peluang bagi Spanyol untuk memperbaiki ritme permainan dan kembali ke jalur kemenangan.
Peru Hadapi Tantangan Berat
Peru datang ke pertandingan ini dengan modal kemenangan 2-1 atas Haiti. Di bawah arahan pelatih Mano Menezes, tim menunjukkan perkembangan, meskipun performa mereka masih belum stabil.
Dalam lima pertandingan terakhir, Peru mencatat dua kemenangan, sementara sisanya berakhir dengan hasil imbang dan kekalahan. Masalah utama yang dihadapi adalah kurangnya konsistensi serta minimnya pemain bintang yang dapat menjadi pembeda di lapangan.
Lini pertahanan juga menjadi sorotan karena kesulitan menjaga gawang tetap aman, dengan catatan kebobolan dalam beberapa laga terakhir. Dalam sembilan pertandingan terakhir, Peru hanya mengoleksi dua kemenangan dan empat kekalahan.





