Prabowo: Kopdes Merah Putih Dibentuk untuk Hilangkan Rentenir yang Selama Ini Menyulitkan Petani

Kopdes Merah Putih Diklaim Pangkas Margin Distribusi

Prabowo menyebut, melalui Koperasi Desa Merah Putih, margin distribusi dapat ditekan menjadi sekitar 5 hingga 10 persen.

“Dengan Koperasi Merah Putih, KDMP, marginnya kurang lebih 5 sampai 10 persen. Saya kira koperasi ambil 5 persen sudah cukup. Berarti sisanya bisa dinikmati petani dan konsumen. Ini adalah keamanan ekonomi jangka panjang,” bebernya.

Ia mengungkapkan, saat ini sebanyak 1.000 Kopdes Merah Putih telah mulai beroperasi dan pemerintah menargetkan pembentukan hingga 30.000 koperasi dalam waktu dekat.

Baca Juga :  impinan DPR Ingatkan Pelibatan TNI-Polri dalam Pengawasan Pajak Jangan Sampai Buat Wajib Pajak Merasa Diteror

Meski demikian, Prabowo mengakui operasional Kopdes Merah Putih masih menghadapi sejumlah kendala.

“Tentunya baru 1,5 bulan beroperasi banyak kekurangan. Ada yang belum listriknya belum baik, ada yang airnya belum baik, ada yang belum dapat internet, dan sebagainya,” katanya.

Fasilitas Kopdes Merah Putih

Prabowo menegaskan, Kopdes Merah Putih bukan sekadar koperasi administratif, melainkan dilengkapi berbagai fasilitas penunjang.

Menurutnya, setiap koperasi akan memiliki gudang dan ruang pendingin (cold storage) untuk menyimpan hasil panen petani agar tidak cepat rusak.

Baca Juga :  Demo Dukung Program MBG di Patung Kuda Selesai Damai, Jalan Medan Merdeka Selatan Kembali Dibuka

Selain itu, setiap Kopdes juga akan dilengkapi dua unit truk dan sejumlah gerai pelayanan masyarakat.

“Tiap koperasi akan menjual obat generik murah. Tiap koperasi akan punya bengkel untuk memperbaiki alsintan. Tiap koperasi akan menyalurkan semua barang-barang subsidi. Barang subsidi adalah milik rakyat, tidak boleh diperdagangkan,” ujar Prabowo.

Pos terkait