Modus Rental Motor Lalu Digadaikan, Tiga Perempuan di Tulungagung Ditangkap Polisi

TULUNGAGUNG – Polsek Tulungagung Kota mengungkap kasus dugaan penggelapan sepeda motor dengan modus menyewa kendaraan lalu menggadaikannya kepada pihak lain tanpa sepengetahuan pemilik.

Dalam kasus ini, polisi menetapkan tiga perempuan asal Desa Pojok, Kecamatan Campurdarat, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, sebagai tersangka. Ketiganya berinisial AA (39), EW (37), dan P (37), yang kini telah ditahan untuk menjalani proses hukum.

Kapolsek Tulungagung Kota, Kompol Puji Hartanto, mengatakan korban dalam perkara tersebut adalah Nur Hasanah (56), warga Kelurahan Karangwaru, Kecamatan Tulungagung.

“Korban ini menyewakan sepeda motor miliknya kepada tersangka, kemudian digadaikan ke pihak lain,” ujar Kompol Puji Hartanto.

Baca Juga :  DPR Minta Pemerintah dan BI Jaga Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Kronologi Penggelapan Motor

Kasus ini bermula pada 23 Januari 2025 saat tersangka AA menyewa satu unit sepeda motor Honda Beat bernomor polisi AG 2708 RCB warna merah putih milik korban.

Berdasarkan kesepakatan, biaya sewa kendaraan tersebut sebesar Rp400.000 per bulan.

Hasil penyelidikan polisi mengungkap bahwa AA diduga tidak bertindak sendiri. Aksi tersebut disebut dilakukan atas arahan tersangka EW.

Untuk menjalankan rencananya, EW meminta AA menyampaikan keterangan yang tidak sesuai kepada pemilik kendaraan. AA mengaku akan menggunakan sepeda motor tersebut untuk keperluan pribadi.

Baca Juga :  9 Penambang Ilegal Tewas Tertimbun Longsor di Sijunjung Sumbar

“Saat itu korban memang berpesan agar sepeda motor itu tidak diserahkan pihak lain, harus dipakai sendiri,” kata Kompol Puji Hartanto.

Setelah berhasil membawa motor milik korban, AA kemudian menyerahkannya kepada EW. Pada beberapa bulan pertama, pembayaran uang sewa masih dilakukan secara rutin hingga Agustus 2025 sehingga tidak menimbulkan kecurigaan.

Korban Mulai Curiga

Setelah Agustus 2025, AA tidak lagi membayar uang sewa dan sulit dihubungi. Korban kemudian berusaha menghubungi AA untuk meminta sepeda motor tersebut dikembalikan.

Pos terkait