Keberadaan Jesslyn Masih Belum Diketahui
Secara terpisah, kuasa hukum pelapor, Andi Darti, membenarkan bahwa kliennya telah mencabut laporan dugaan penculikan tersebut.
“Ya benar, sesuai yang disampaikan Kasat Reskrim kepada media,” kata Andi melalui pesan singkat, Selasa.
Namun, Andi tidak memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai alasan pencabutan laporan selain yang telah disampaikan pihak kepolisian.
Ia juga mengungkapkan bahwa hingga saat ini keberadaan dan kondisi Jesslyn Wijaya masih belum diketahui.
“Sampai saat ini belum ada kabar soal Jesslyn,” ucap Andi.
Kronologi Dugaan Penculikan Jesslyn Wijaya
Sebelumnya, seorang atlet golf perempuan bernama Jesslyn Wijaya diduga menjadi korban penculikan di Restoran Saung Kita, Mangga Besar, Sawah Besar, Jakarta Pusat, pada Senin (13/7/2026) malam.
Kuasa hukum pelapor, Andi Darti, menyebut dugaan penculikan terjadi ketika Jesslyn menghadiri acara ulang tahun neneknya bersama keluarga.
“Menurut keterangan sejumlah saksi, sesaat sebelum acara ulang tahun dimulai, ketika seluruh persiapan telah selesai dan lagu ulang tahun akan diputar, korban diduga secara tiba-tiba ditutup matanya, kemudian diangkat dan digendong oleh dua orang laki-laki bertubuh besar menuju sebuah mobil berwarna hitam,” kata Andi dalam keterangan tertulisnya, dikutip Jumat (17/7/2026).
Jesslyn disebut sempat memberikan perlawanan saat dibawa secara paksa oleh lima orang laki-laki. Korban bahkan dilaporkan berteriak meminta pertolongan dan berusaha keluar dari kendaraan.
“Korban sempat berusaha keluar dari kendaraan, namun kemudian kembali dimasukkan ke dalam mobil. Kendaraan tersebut selanjutnya meninggalkan lokasi,” ujarnya.
Kasus dugaan penculikan tersebut dilaporkan ke Polres Metro Jakarta Pusat pada Kamis (16/7/2026) dengan nomor laporan LP/B/2092/VII/2026/SPKT/POLRES METRO JAKPUS/POLDA METRO JAYA.
Laporan dibuat oleh teman dekat Jesslyn, NAH (37), setelah menerima informasi terkait dugaan penculikan tersebut.
Hingga kini, pihak keluarga disebut masih kehilangan kontak dengan Jesslyn Wijaya, sementara polisi terus melakukan penyelidikan untuk memastikan fakta di balik peristiwa tersebut.





