Bupati Jelaskan Foto Jeriken BBM
Suhaidi juga memberikan penjelasan terkait foto jeriken yang diunggah Dea Arranoya dan disebut seolah-olah milik ayahnya.
Menurutnya, foto tersebut merupakan dokumentasi lama ketika Pemerintah Kabupaten Gayo Lues menitipkan bahan bakar minyak (BBM) di rumah Nevirizal pada masa tanggap darurat bencana karena belum memiliki gudang penyimpanan.
“Itu sebenarnya foto sudah lama, saya tahu juga itu. Jadi itu BBM waktu darurat kemarin, kita tidak punya gudang penyimpanan dari luar daerah saat itu, jadi dititiplah ke rumah beliau (Nevirizal). Jadi saya bingung, kenapa foto itu diposting sama anak yang bersangkutan,” jelasnya.
ASN dan Keluarga Diingatkan Bijak Bermedia Sosial
Suhaidi mengaku prihatin atas kegaduhan yang ditimbulkan akibat unggahan tersebut. Ia mengingatkan bahwa aparatur sipil negara (ASN), termasuk anggota keluarganya, perlu lebih bijak dalam menggunakan media sosial.
“Pertama, pemerintah daerah merasa kecewa dan prihatin, seharusnya tidak terjadi pada masa kondisi seperti ini,” ujarnya.
Ia berharap ASN dapat menunjukkan sikap yang lebih merakyat dan tidak mengunggah konten yang berpotensi menyinggung perasaan masyarakat.
“Mudah-mudahan ke depan ASN itu bisa lebih menunjukkan sikap-sikap yang betul-betul merakyat. Artinya tidak memposting hal-hal yang menyinggung perasaan masyarakat kita dan membuat kegaduhan di tengah masyarakat,” ucapnya.





