- PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA): sekitar Rp9,7 triliun.
- PT PP (Persero) Tbk (PTPP): Rp6,07 triliun.
- PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI): Rp5,4 triliun.
- PT Waskita Karya Tbk (WSKT): Rp3,92 triliun.
Besarnya kerugian tersebut menunjukkan bahwa sektor BUMN karya masih menghadapi tekanan yang cukup berat. Selain tantangan operasional, tingginya beban keuangan dan kondisi bisnis yang belum sepenuhnya pulih masih menjadi faktor yang memengaruhi kinerja keuangan sejumlah perusahaan konstruksi pelat merah tersebut.





