Elon Musk Jadi Triliuner Pertama di Dunia setelah IPO SpaceX

Starlink Jadi Pendorong Pertumbuhan SpaceX

Meningkatnya valuasi SpaceX tidak terlepas dari pertumbuhan bisnis Starlink, layanan internet satelit milik perusahaan yang kini telah melayani jutaan pelanggan di berbagai negara.

Starlink disebut menjadi kontributor terbesar terhadap pendapatan SpaceX dan menjadi salah satu faktor utama yang mendorong optimisme investor terhadap prospek jangka panjang perusahaan.

Meski demikian, SpaceX masih membukukan kerugian tahunan karena terus menggelontorkan investasi besar untuk pengembangan Starship, roket generasi terbaru yang dirancang untuk mendukung misi luar angkasa jarak jauh.

Baca Juga :  OJK Ungkap Klaim BPJS Ketenagakerjaan Naik Rp1,85 Triliun pada Maret 2026 Akibat PHK

Belanja modal perusahaan juga meningkat signifikan dalam beberapa tahun terakhir, termasuk untuk mendukung ekspansi bisnis kecerdasan buatan yang terhubung dengan xAI, perusahaan AI milik Musk.

Meski terdapat sejumlah risiko, seperti tingginya kebutuhan pendanaan dan struktur saham ganda yang memberikan kendali besar kepada Musk, investor tampaknya tetap menaruh kepercayaan terhadap visi bisnis miliarder tersebut.

Baca Juga :  Astronot NASA Abadikan Bumi dari Orbit dalam Misi Artemis II, Disebut Pemandangan Luar Biasa

Kepercayaan pasar itu tercermin dari tingginya antusiasme terhadap IPO SpaceX yang menjadi salah satu pencatatan saham terbesar dalam sejarah dan mengantarkan Elon Musk mencetak rekor baru sebagai triliuner pertama di dunia.

Pos terkait