Sementara peserta ketiga, Novia Rahmadhani Sihotang, merupakan peserta program SPPI KNMP 2026 yang mengikuti pendidikan di Satdik Pusbahasa Kodiklatau Jakarta.
Novia mengalami gangguan kesehatan pada 22 Juni 2026 dan sempat menjalani perawatan intensif sebelum meninggal dunia pada 23 Juni 2026.
“Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, kondisi kesehatan yang dialami berkaitan dengan penyakit Tuberkulosis (TB),” kata Rico.
Kemhan menyatakan tengah melakukan evaluasi bersama Panitia Seleksi Nasional dan penyelenggara pendidikan guna memperkuat sistem pengawasan kesehatan peserta.
Menurut Kemhan, keselamatan dan kesehatan peserta tetap menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan program.
“Setiap masukan, evaluasi, dan pembelajaran dari pelaksanaan kegiatan akan menjadi dasar penyempurnaan program ke depan agar berlangsung semakin baik, aman, profesional, dan akuntabel,” ujar Rico.





