JD Vance: Iran Tidak Akan Menerima Dana Tunai
Di tengah pembahasan kesepakatan tersebut, Wakil Presiden AS JD Vance menegaskan bahwa Iran tidak akan memperoleh dana tunai hanya karena menandatangani perjanjian.
“Iran tidak menerima uang tunai apa pun, dan tidak ada dana yang dicairkan hanya karena menandatangani kesepakatan atau menghadiri pertemuan,” kata Vance dalam unggahan di platform X, Jumat.
Vance mengaku melihat banyak informasi yang menurutnya tidak sesuai terkait isi kesepakatan yang sedang dibahas.
Menurut dia, rancangan perjanjian tersebut disusun untuk memastikan kepentingan keamanan AS dan sekutunya tetap menjadi prioritas utama.
Manfaat Ekonomi Bergantung pada Kepatuhan Iran
Vance menegaskan bahwa manfaat ekonomi baru dapat diberikan apabila Iran memenuhi seluruh kewajiban yang disepakati dalam perundingan.
“Hanya jika Iran memenuhi kewajibannya, maka manfaat ekonomi akan mengalir kepada mereka dan ke seluruh kawasan,” ujar Vance.
Ia menilai kesepakatan yang tengah dirundingkan memiliki potensi besar untuk mengubah dinamika kawasan Timur Tengah.
“Kesepakatan ini berpotensi membentuk ulang kawasan dan mengarah pada perdamaian yang langgeng,” kata dia.
“Presiden akan memberi kami hasil yang baik, dengan satu atau lain cara,” lanjut Vance.
Apabila nota kesepahaman berhasil ditandatangani dalam beberapa hari ke depan, AS dan Iran akan memasuki fase negosiasi lanjutan untuk membahas berbagai aspek teknis terkait program nuklir Iran selama 60 hari berikutnya.





