Truk Tabrak Mobil KH Anwar Zahid di Bojonegoro, Sopir Diduga Mengantuk

BOJONEGORO – Mobil Toyota Alphard yang ditumpangi KH Anwar Zahid terlibat kecelakaan setelah ditabrak truk di Jalan Raya Padangan-Ngawi, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Senin (10/8/2026) sekitar pukul 22.40 WIB.

Pendakwah asal Bojonegoro tersebut dilaporkan selamat meski kendaraan yang ditumpanginya mengalami kerusakan parah pada bagian depan dan belakang.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Bojonegoro Ipda Septian mengatakan, kecelakaan bermula saat mobil Alphard melaju dari arah Bojonegoro menuju Ngawi.

Setibanya di sekitar lokasi perbaikan jalan di wilayah Tinggang, mobil tersebut berhenti di belakang sebuah truk. Kendaraan berhenti karena sedang menunggu antrean sistem buka-tutup jalur akibat adanya pekerjaan perbaikan jalan.

Baca Juga :  Pembunuhan Pemilik Bengkel di Banyumas Direncanakan Sejak Januari, Berawal dari Santet hingga Rencana Suntik Racun

Saat mobil Alphard dalam posisi berhenti, tiba-tiba truk trailer yang dikemudikan WP, warga Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, menabrak mobil tersebut dari belakang.

“Diduga pengemudi truk trailer mengantuk sehingga tidak bisa menguasai laju kendaraannya dan menabrak mobil Toyota Alphard,” ujar Septian, Selasa (11/8/2026), dilansir dari TribunJatim.

Mobil Alphard Ringsek Ditabrak Truk

Benturan tersebut membuat mobil Alphard terdorong ke depan hingga menabrak truk boks yang sedang berhenti di depannya.

Baca Juga :  Viral Geng Motor di Medan Konvoi Bawa Sajam dan Disebut Tantang Polisi, 5 Remaja Ditangkap

Akibat tabrakan kedua, bagian depan mobil Alphard mengalami kerusakan parah. Kap mesin terlipat dan sejumlah komponen mesin terlihat. Kaca depan mobil retak, sementara airbag di dalam kabin mengembang.

Bagian belakang mobil Alphard juga mengalami kerusakan parah. Bodi dan pintu belakang terlihat penyok hingga kaca pecah setelah dihantam truk trailer dari arah belakang.

Dalam kecelakaan tersebut, mobil Alphard dikemudikan oleh santri KH Anwar Zahid berinisial A (31), asal Kecamatan Kanor, Bojonegoro.

Pos terkait