Kronologi Kecelakaan Beruntun 4 Mobil di Tol JORR Pasar Rebo, Diduga Dipicu Kendaraan Berhenti Mendadak

JAKARTA – Kecelakaan beruntun yang melibatkan empat mobil terjadi di ruas Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) terowongan Pasar Rebo, Jakarta Timur, pada Jumat (24/7/2026). Peristiwa tersebut diduga dipicu oleh sebuah kendaraan yang berhenti secara mendadak di lajur jalan.

Kepala Satuan Patroli Jalan Raya (PJR) Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya AKBP Rieki Indra Bratamanggala menjelaskan, sebelum kecelakaan terjadi, keempat kendaraan melaju di lajur 3 arah Lenteng Agung.

Namun, sebuah mobil yang hingga kini belum diketahui tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB) atau pelat nomornya tiba-tiba berhenti mendadak. Kondisi itu membuat kendaraan yang berada di belakangnya tidak sempat menghindar hingga terjadi benturan.

Baca Juga :  Refleksi Hari Kebangkitan Nasional, Aliansi Cipayung Jambi Soroti Korupsi Pendidikan dan Layanan Kesehatan

“Menurut pengendara Toyota Innova, ada kendaraan yang tidak diketahui nopol (nomor polisi)-nya berhenti mendadak,” kata Rieki saat dikonfirmasi Kompas.com melalui pesan WhatsApp, Jumat.

Pengereman mendadak tersebut kemudian memicu tabrakan beruntun yang melibatkan kendaraan lainnya. Salah satu mobil yang hendak berpindah ke lajur 1 juga tidak dapat menghindari benturan.

“Pengendara Innova out of control, tidak bisa menjaga jarak sehingga terjadi benturan dengan kendaraan kedua, ketiga, dan keempat,” ujar Rieki.

Baca Juga :  Kasus Lansia Ditagih Kredit Rp 2,6 M di Wonosobo Belum Naik Penyidikan, Ini Alasan Polres

Setelah insiden terjadi, seluruh penumpang kendaraan turun dari mobil masing-masing. Para pihak yang terlibat kemudian sepakat menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan dan melanjutkan perjalanan.

Sementara itu, petugas kepolisian melakukan pengaturan arus lalu lintas di lokasi kejadian guna mengantisipasi kepadatan kendaraan di ruas Tol JORR.

Rieki memastikan tidak ada kendaraan yang diamankan maupun dibawa oleh pihak kepolisian setelah kecelakaan tersebut.

“Karena penyelesaian sudah dilakukan secara kekeluargaan, kendaraan sudah dibawa masing-masing,” ucap Rieki.

Pos terkait