Spanyol vs Belgia: Mampukah Ketajaman Romelu Lukaku Akhiri Rekor Nirbobol Timnas Spanyol?

Timnas Spanyol akan menghadapi ujian berat saat berjumpa Belgia pada babak perempat final Piala Dunia 2026. Laga ini mempertemukan pertahanan terbaik turnamen dengan salah satu penyerang paling tajam, Romelu Lukaku.

Pertandingan Spanyol vs Belgia akan digelar di Stadion Los Angeles, Sabtu (11/7/2026) pukul 02.00 WIB.

Belgia melangkah ke babak delapan besar dengan kepercayaan diri tinggi setelah bangkit mengalahkan Senegal 3-2 pada babak 32 besar, kemudian menaklukkan tuan rumah Amerika Serikat 4-1 di babak 16 besar.

Sementara itu, Spanyol melanjutkan performa impresifnya usai menyingkirkan Portugal dengan skor 1-0 sekaligus mempertahankan catatan nirbobol sepanjang turnamen.

Penjaga gawang Unai Simón kini telah membukukan 609 menit tanpa kebobolan di Piala Dunia.

Catatan tersebut melampaui rekor sebelumnya yang dipegang kiper legendaris Italia, Walter Zenga, dengan 517 menit. Rekor itu resmi dipecahkan saat Spanyol mengalahkan Austria 3-0 pada babak 32 besar Piala Dunia 2026.

Baca Juga :  Coach Justin Jagokan Prancis dan Spanyol Juara Piala Dunia 2026

Lukaku Sedang Tajam, tetapi Belum Tentu Jadi Starter

Romelu Lukaku kembali menjadi sorotan setelah mencetak gol saat Belgia mengalahkan Amerika Serikat.

Gol tersebut membuat penyerang berusia 33 tahun itu selalu mencetak gol dalam tiga pertandingan Piala Dunia secara beruntun.

Sebelumnya, pencapaian serupa hanya pernah ditorehkan Marc Wilmots bersama Belgia pada Piala Dunia 2002.

Menariknya, seluruh gol Lukaku pada Piala Dunia 2026 dicetak saat masuk dari bangku cadangan.

Sepanjang sejarah turnamen, hanya Roger Milla dari Kamerun yang mampu mencetak lebih banyak gol sebagai pemain pengganti dalam satu edisi Piala Dunia, yakni empat gol pada Piala Dunia 1990.

Baca Juga :  Inggris vs Ghana: Bukayo Saka dan Declan Rice Cedera, Thomas Tuchel Dipusingkan Jelang Laga Piala Dunia 2026

Meski sedang berada dalam performa tajam, pelatih Belgia Rudi Garcia diperkirakan kembali tidak memainkan Lukaku sebagai starter.

Ketajaman Lukaku turut mencerminkan efektivitas lini serang Belgia sepanjang turnamen.

Setan Merah mencatat tingkat konversi peluang sebesar 12,1 persen, menjadi yang terbaik kedua dalam sejarah penampilan Belgia di Piala Dunia sejak 1966. Catatan itu hanya kalah dari torehan 15,2 persen yang dibukukan generasi emas Belgia pada Piala Dunia 2018.

Selain efektif, Belgia juga menjadi salah satu tim paling agresif dengan rata-rata 21,4 tembakan per pertandingan, atau total 107 percobaan dalam lima laga.

Pos terkait