SURABAYA – Kasus kekerasan remaja kembali terjadi di Kota Surabaya, Jawa Timur. Seorang siswa kelas XII SMAN 11 Surabaya bernama Thomas Julius Kristianto (19) meninggal dunia setelah menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok remaja yang diduga teman sebayanya.
Peristiwa tragis ini diduga dipicu persoalan sepele, yakni ganti rugi sepasang sandal. Korban sempat menjalani perawatan intensif selama lima hari sebelum akhirnya meninggal dunia di RSUD Dr. Soetomo Surabaya pada Kamis (4/6/2026) dini hari.
Kakak korban, Hana Novia Kristianti (32), menyebutkan bahwa persoalan antara adiknya dan para pelaku sebenarnya sudah sempat dianggap selesai setelah korban mengganti sandal yang menjadi sumber masalah.
Namun, diduga masih terjadi ketidakpuasan dari pihak lain hingga berujung pada tindakan kekerasan yang merenggut nyawa korban.
Kronologi Pengeroyokan Berujung Maut
Berdasarkan keterangan warga sekitar, berikut kronologi kejadian yang menimpa korban:
1. Dianiaya Saat Hendak Membeli Minuman
Peristiwa bermula pada Minggu (31/5/2026) dini hari ketika korban keluar rumah untuk membeli minuman di sebuah toko kelontong.
Namun, saat toko tersebut tutup, korban kemudian berjalan ke arah jalan raya untuk mencari toko lain. Di lokasi tersebut, korban didatangi sekitar empat orang remaja yang langsung melakukan pengeroyokan.
2. Dibawa ke Lokasi Sepi
Setelah penganiayaan awal, korban kemudian dibawa ke kawasan sepi di Jalan Tengger, Surabaya. Di lokasi tersebut, korban kembali dianiaya hingga mengalami luka serius di bagian kepala dan tak sadarkan diri.





